Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Apakah Anda salah satu orang yang saat ini tengah mengalami susah tidur? Bisa jadi karena aktivitas yang padat dan beban fikiran yang mengganggu.
Saat ini banyak orang yang mengalami gangguan tidur, baik itu sulit tidur, sering terbangun tengah malam atau merasa tidak segar saat bangun pagi hari.
Seorang Sleep Coach, Vishal D Dasani mengatakan penyebab masalah tidur adalah karena Anda tidak bisa rileks. Menurutnya, relaksasi sebelum tidur sangatlah penting, karena tubuh tidak bisa di-switch off langsung untuk tidur.
Dia mengatakan ada banyak cara untuk merelaksasi tubuh sebelum tidur, diantaranya menonton, jurnaling, mendengarkan musik bahkan menonton podcast. Relaksasi juga menurutnya bisa didapat dengan teknik bernapas yang benar.
Menurutnya, jumlah embusan napas manusia umumnya 12-16 kali dalam semenit. Saat rileks, napas manusia umumnya 12 kali menarik dan melepaskan napas, sedangkan saat terstimulasi bisa sampai 16-20 kali.
BACA JUGA: Kiat Menjaga Kesehatan, Jaga Kualitas Waktu Tidur
Saat malam hari, katanya, jika napas Anda masih terstimulasi maka akan sulit tidur. "Karena tidak ada pada mode rileks," ujarnya dalam acara Rethink Healthy yang digelar AIA.
Teknik ini bisa Anda lakukan dengan menarik napas 3-4 kali dan mengeluarkan napas 5-6 kali, lakukan dalam 10-15 menit.
Ini adalah teknik menarik napas dengan hidup kemudian tahan sejenak, lalu embuskan sampai habis melalui mulut. Lakukan teknik ini 10-15 kali.
Ini adalah teknik tarik napas 3 kali, embuskan napas 3 kali dan tahan napas 3 kali. Lakukan teknik ini selama 5 menit.
Ini adalah teknik tahan napas, dan embuskan napas, lakukan masing-masing 4 kali. Anda juga bisa menarik napas sebanyak 4 kali tahan 7 detik dan lepaskan selama 8 kali hembusan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JiBI/Bisnis.com
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.