Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Apakah Anda salah satu orang yang saat ini tengah mengalami susah tidur? Bisa jadi karena aktivitas yang padat dan beban fikiran yang mengganggu.
Saat ini banyak orang yang mengalami gangguan tidur, baik itu sulit tidur, sering terbangun tengah malam atau merasa tidak segar saat bangun pagi hari.
Seorang Sleep Coach, Vishal D Dasani mengatakan penyebab masalah tidur adalah karena Anda tidak bisa rileks. Menurutnya, relaksasi sebelum tidur sangatlah penting, karena tubuh tidak bisa di-switch off langsung untuk tidur.
Dia mengatakan ada banyak cara untuk merelaksasi tubuh sebelum tidur, diantaranya menonton, jurnaling, mendengarkan musik bahkan menonton podcast. Relaksasi juga menurutnya bisa didapat dengan teknik bernapas yang benar.
Menurutnya, jumlah embusan napas manusia umumnya 12-16 kali dalam semenit. Saat rileks, napas manusia umumnya 12 kali menarik dan melepaskan napas, sedangkan saat terstimulasi bisa sampai 16-20 kali.
BACA JUGA: Kiat Menjaga Kesehatan, Jaga Kualitas Waktu Tidur
Saat malam hari, katanya, jika napas Anda masih terstimulasi maka akan sulit tidur. "Karena tidak ada pada mode rileks," ujarnya dalam acara Rethink Healthy yang digelar AIA.
Teknik ini bisa Anda lakukan dengan menarik napas 3-4 kali dan mengeluarkan napas 5-6 kali, lakukan dalam 10-15 menit.
Ini adalah teknik menarik napas dengan hidup kemudian tahan sejenak, lalu embuskan sampai habis melalui mulut. Lakukan teknik ini 10-15 kali.
Ini adalah teknik tarik napas 3 kali, embuskan napas 3 kali dan tahan napas 3 kali. Lakukan teknik ini selama 5 menit.
Ini adalah teknik tahan napas, dan embuskan napas, lakukan masing-masing 4 kali. Anda juga bisa menarik napas sebanyak 4 kali tahan 7 detik dan lepaskan selama 8 kali hembusan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JiBI/Bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
NHTSA menutup investigasi Honda Odyssey setelah recall 441 ribu kendaraan berhasil mengatasi masalah airbag samping.
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa. Gempa susulan terus terjadi dan menghambat proses pencarian korban.
Daftar lengkap 32 tim yang lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026 setelah Austria dan Aljazair memastikan tiket terakhir.
Sleman mulai Pelatkab 2026 dengan 1.399 atlet menuju Porda DIY 2027, target juara umum lima kali berturut-turut.
Tiket Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 tembus Rp105 juta akibat sistem dynamic pricing FIFA.