Ditjenpas Bantah Ada Sel Mewah dan HP di Lapas Cilegon
Ditjenpas membantah video viral dugaan sel mewah dan penggunaan HP di Lapas Cilegon serta menegaskan pengawasan tetap dilakukan.
Ilustrasi buah. - StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA–Mengonsumsi buah berpotensi membantu penurunan berat badan maupun bagian dari diet ramah diabetes.
Dokter penyakit dalam dan diabetologi di Rumah Sakit Sakra World Bengaluru dr. Subrata Das mengatakan orang dewasa sebaiknya mengonsumsi satu setengah cangkir buah setiap hari, dan menurut standar, buah harus memenuhi 25-30 persen dari keseluruhan makanan.
“Meskipun buah secara alami mengandung gula, buah tidak mungkin menyebabkan kenaikan berat badan seperti makanan lain yang mengandung gula. Buah mengandung serat makanan, yang menurunkan kolesterol darah dan meningkatkan rasa kenyang,” katanya pada laman Hindustan Times, dikutip Kamis (29/8/2024).
Di sisi lain makan terlalu banyak buah dapat menyebabkan diabetes karena kelebihan gula, menambah berat badan, dan masalah pada ginjal serta pankreas.
Asupan vitamin B12, kalsium, vitamin D, dan asam lemak omega-3 yang tidak memadai juga dapat mengakibatkan kerusakan gigi.
Dr Subrata Das mengungkapkan penderita diabetes juga perlu mengonsumsi buah yang kaya akan nutrisi penting, seperti vitamin, antioksidan, dan senyawa anti-inflamasi, dan dapat menjadi bagian dari diet yang ramah bagi penderita diabetes.
Faktor pentingnya adalah memilih buah-buahan dengan Indeks Glikemik (IG) rendah hingga sedang.
“Makanan dengan IG tinggi menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat, buah-buahan dengan IG rendah melepaskan gula lebih lambat, membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil,” katanya.
Ia menyarankan buah-buahan seperti apel, stroberi, jeruk, ceri dan jambu biji bermanfaat untuk mengelola diabetes karena mengandung banyak serat dan memiliki indeks glikemik rendah dan vitamin C yang bermanfaat untuk kesehatan secara menyeluruh.
Ceri juga rendah kalori dan kaya akan antioksidan yang membantu mengendalikan gula darah dan mengurangi peradangan.
“Buah naga, rendah kalori dan tinggi serat, membantu mengelola gula darah dan berat badan. Pir juga bermanfaat, menyediakan serat dan IG rendah. Buah-buahan seperti semangka, nanas, dan mangga memiliki nilai IG lebih tinggi dan harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Sebaliknya, kiwi dan delima memiliki kadar IG sedang dan tetap bermanfaat,” katanya.
Menyeimbangkan konsumsi buah dengan faktor makanan lain sangat penting untuk manajemen diabetes yang efektif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ditjenpas membantah video viral dugaan sel mewah dan penggunaan HP di Lapas Cilegon serta menegaskan pengawasan tetap dilakukan.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.