Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Bau badan kerap menjadi masalah bagi banyak orang. Tak jarang kepercayaan diri mereka ambyar karena bau badan. Tidak malas untuk mandi adalah salah satu upaya terbaik yang dapat dilakukan.
Dilansir dari laman webmd.com dan punchng.com, Selasa (13/8/2024), penyebab bau badan secara garis besar disebabkan oleh perkembangbiakan bakteri yang tercampur dalam keringat. Akibatnya, orang yang mudah berkeringat secara alami, yakni para penderita hiperhidrosis, mungkin lebih berisiko mengalami bau ketiak.
Fakta bahwa keringat tidak memiliki bau menjadi bukti bahwa bakteri adalah penyebab utamanya, Dengan itu, mandi setidaknya 1 kali dalam sehari dapat menjadi opsi terbaik untuk menghilangkan bakteri di kulit penyebab bau badan.
Untuk mengoptimalkan pembersihan bakteri, gunakanlah sabun antibakteri. Mandi menggunakan sabun antibakteri akan membantu menghilangkan bakteri yang ada. Pilihlah sabun dengan kata "antibakteri" pada kemasannya.
Mendapatkan deodoran yang tepat akan membantu mengatasi bau badan. Bahan dasar alkohol dalam deodoran memiliki kandungan antibakteri yang dapat membunuh bakteri penyebab bau badan. Selain itu, deodoran biasanya juga mengandung parfum guna menutupi bau.
Kebiasaan tidak mengganti baju, terutama setelah olahraga, adalah salah satu penyebab bau badan, karena hal ini menjadi tempat pengembangbiakkan bakteri. Kenakanlah pakaian bersih untuk menjauhi tubuh dari bakteri penyebab bau badan.
Setelah mandi, keringkan tubuh secara menyeluruh tanpa meninggalkan satu area pun. Saat kulit dalam keadaan kering, akan lebih sulit bagi bakteri penyebab bau badan untuk datang dan berkembang biak.
Penting untuk diingat bahwa apa yang Anda makan adalah bau badan Anda. Mengonsumsi makanan yang mengandung sulfur terlalu banyak, seperti brokoli, kembang kol, dan kubis, dapat menyebabkan bau badan.
BACA JUGA: Hati-Hati, Bau Badan Bisa Jadi Tanda Sakit Jantung
Untuk mengoptimalkan upaya ini, Anda juga dapat menghindari makanan pedas yang dapat memicu keluarnya keringat yang menyebabkan bau badan jika tercampur dengan bakteri.
Mengonsumsi alkohol menyebabkan pembuluh darah di dekat kulit membesar yang menyebabkan orang merasa kepanasan sehingga memicu keluarnya keringat dalam tubuh yang dapat menjadi penyebab bau badan jika tercampur dengan bakteri.
Untuk daerah beriklim panas, hindari pakaian sintetis atau ketat yang tidak memungkinkan kulit untuk bernapas. Ketika kulit susah bernapas, keringat yang keluar dapat menjadi penyebab terjadinya bau badan jika tercampur dengan bakteri.
Kenakanlah kain yang cenderung tipis seperti katun, linen ringan, dan wol ringan untuk menjaga tubuh tetap sejuk dan nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berikut 9 fenomena langit September 2026 yang menarik diamati dari Indonesia, mulai pertemuan Bulan dan Mars hingga Harvest Moon.
AI for All Korea Selatan, AI gratis untuk warga, pemerintah Korea Selatan, 512 Nvidia B200, AI Korea Selatan
Asita DIY mendukung full pedestrian Malioboro, tetapi meminta akses wisatawan, parkir, fasilitas difabel, keamanan, dan amenitas dipastikan
Apple merilis iOS 27 Beta 8 dengan build 24A5430a. Simak perubahan terbaru, fitur iOS 27, dan alasan pengguna sebaiknya menunggu versi final.
Muhammad Zidan mengajukan talak cerai terhadap Raisya Bawazier. Sidang perdana digelar 1 September 2026 di Jakarta Pusat.