Mendagri Tito Usul Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Ilustrasi siswa cemilan anak - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Cemilan sehat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Lazimnya buah dan sayur merupakan sumber zat gizi makro yang sangat bermanfaat bagi tubuh, karena kedua komponen gizi tersebut sangat penting dalam proses metabolisme tubuh anak.
Cemilan sehat yang lezat dan bergizi tidak hanya menggugah selera anak-anak tetapi juga mengandung nutrisi penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Mengedukasi anak tentang makanan sehat sangat penting dalam membentuk kebiasaan hidup yang baik sejak dini.
Menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh pada bulan ini, berikut ini adalah 5 tips penting untuk memilih cemilan sehat.
Pastikan cemilan yang Anda pilih terbuat dari bahan berkualitas tinggi seperti bahan organik atau alami. Bahan makanan organik ini membantu mengurangi risiko paparan anak terhadap pestisida dan bahan kimia berbahaya, yang dapat berpotensi membahayakan kesehatan mereka.
Selain itu bahan organik juga tidak diolah dan diproses dengan zat atau bahan tambahan. Bahan tambahan yang dimaksud adalah bahan pengawet, pemanis buatan, bahan pewarna, dan perasa seperti Monosodium Glutamate (MSG). Memilih produk dengan bahan berkualitas tinggi adalah langkah penting untuk mendukung kesehatan anak-anak secara keseluruhan.
Hindari cemilan yang mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP) karena dapat berdampak buruk pada kesehatan anak, termasuk risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya. Pastikan untuk selalu memeriksa label nutrisi pada kemasan produk.
Perhatikan jumlah kalori, lemak (terutama lemak jenuh dan trans fat), protein, serat, serta vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya. Memastikan produk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak adalah langkah penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka dengan baik.
BACA JUGA: Harga Bawang Merah Anjlok, Petani Bantul Terbantu Sistem Elektrifikasi
Untuk meningkatkan minat anak-anak terhadap makanan sehat, berikan mereka variasi rasa dan pilihan. Makanan yang mengandung berbagai jenis buah, sayur, atau kacang-kacangan tidak hanya menawarkan variasi yang menarik tetapi juga memberikan nutrisi yang beragam yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Libatkan anak dalam proses memilih cemilan untuk mengajarkan mereka tentang pentingnya makanan sehat sejak dini. Ajak mereka untuk aktif memilih dan mencoba berbagai jenis makanan sehat. Dengan melibatkan mereka, Anda tidak hanya meningkatkan minat mereka terhadap makanan sehat tetapi juga membantu mereka memahami pentingnya pola makan yang baik untuk kesehatan mereka.
Selain memilih cemilan yang sehat, penting untuk mengajarkan anak-anak tentang kebiasaan makan sehat secara umum. Beri mereka contoh dengan memperkenalkan makanan yang seimbang dan teratur, seperti mengonsumsi buah-buahan, sayuran,, biji-bijian, dan susu atau alternatif olahan susu. Hal ini membantu mereka memahami pentingnya menjaga pola makan yang seimbang untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.
ESDM menyatakan Indonesia masih bertahan dalam survival mode menghadapi gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Survei SMRC menunjukkan hanya 15,7% masyarakat menilai ekonomi Indonesia baik, sementara penilaian negatif terhadap ekonomi dan hukum meningkat.