Sebentar Lagi Iduladha, Begini Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat

Mutiara Nabila
Mutiara Nabila Kamis, 06 Juni 2024 21:07 WIB
Sebentar Lagi Iduladha, Begini Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat

Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Hari Raya Iduladha sudah tinggal menghitung hari. Di Indonesia, Iduladha 2024 akan dirayakan pada Senin (17/6/2024). 

Pada perayaan tersebut, umat Islam juga disunahkan untuk menyembelih hewan kurban seperti kambing atau sapi. Namun, faktanya ada beberapa penyakit yang mungkin mengintai. 

Epidemiolog, Dicky Budiman menyebutkan penyakit-penyakit dari hewan kurban berasal virus atau bakteri yang ada pada hewan dan dapat menular kepada manusia yang disebut Zoonosis. 

Risiko penyakit Zoonosis yang dapat menginfeksi manusia: 

1. Anthrax (Radang Paru-paru atau penyakit sapi gila)

Disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Bisa ditularkan melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau produk hewani seperti daging, darah, dan kulit. 

2. Brucellosis

Disebabkan oleh bakteri Brucella spp. Menular melalui kontak dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi atau konsumsi produk susu yang tidak dipasteurisasi.  Gejala pada manusia termasuk demam berkepanjangan, sakit sendi, dan kelelahan.

3. Leptospirosis

Disebabkan oleh bakteri Leptospira. Menular melalui kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi urin hewan yang terinfeksi. Gejala pada manusia termasuk demam tinggi, sakit kepala, dan masalah ginjal.

4. Q fever (endemik terutama di Jawa Barat)

Disebabkan oleh bakteri Coxiella burnetii. Menular melalui inhalasi partikel udara yang terkontaminasi dari hewan yang terinfeksi. Gejala termasuk demam tinggi, nyeri otot, dan pneumonia.

5. Salmonellosis

Disebabkan oleh bakteri Salmonella. Menular melalui konsumsi daging atau produk hewani yang terkontaminasi. Gejala termasuk diare, demam, dan kram perut.

Berikut tips memilih hewan kurban yang sehat:

Pemeriksaan Fisik

Pilih hewan yang aktif, tidak lesu, dan memiliki nafsu makan yang baik. Pastikan bulu hewan bersih dan tidak rontok, kulit hewan harus bebas dari luka, borok, atau tanda-tanda penyakit kulit.

Periksa Nafas, Mata, dan Mulut

Mata harus bersih dan cerah, tidak ada tanda-tanda infeksi atau kekeruhan. Mulut dan gusi harus berwarna merah muda dan tidak ada luka atau pembengkakan. Hewan juga tidak boleh menunjukkan gejala batuk atau keluar lendir dari hidung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online