73 Kuota Jalur Mandiri Unsoed Disetting, Calon Maba Dimintai Uang
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menurut data World Health Organization (WHO), kasus obesitas di dunia terus meningkat sejak 1990. Guna menjaga kesehatan, masyarakat perlu memerhatikan asupan kalori untuk menurunkan risiko obesitas.
Pada 2022, terdapat 160 juta anak dan 890 juta dewasa yang menderita obesitas di dunia. Adapun menurut data Kemenkes, terdapat sekitar 45% dari populasi perempuan di Indonesia mengalami obesitas dan pada laki-laki sekitar 26%.
Apabila penderita obesitas tidak langsung mendapatkan penanganan, maka bisa memicu komplikasi lain seperti diabetes, jantung, kanker, hipertensi, hingga kematian. Banyak faktor yang memicu obesitas, salah satunya pola makan tidak sehat. Mempunyai kebiasaan mengonsumsi pemanis buatan, junkfood, gorengan, dan tidak memperhatikan porsi makanan dapat mengakibatkan kenaikan berat badan lebih cepat.
Baca Juga
Sejumlah Penyebab Obesitas yang Harus Segera Hindari
Kenali Jenis-Jenis Obesitas Agar Tahu Cara Penanganannya
Waspada! Bekerja pada Shift Malam Beresiko Diabetes dan Obesitas
Andira Utami selaku CEO Livewell mengatakan tingginya kasus obesitas di Indonesia disebabkan karena kurangnya kesadaran kesehatan dan budaya literasi terhadap produk yang akan dikonsumsi. "Literasi kesehatan di Indonesia sangat rendah, cuma 3% dari 278 juta penduduk yang mengerti ketika membaca kandungan kalori dari makanan yang dikonsumsi," ucap Andira.
Selanjutnya, dia menegaskan setiap orang wajib memperhatikan asupan kalori yang masuk kedalam tubuh, agar produksi lemak tetap stabil sehingga kesehatan tubuh terjaga. Kebutuhan jumlah kalori lebih tepat diukur melalui tinggi badan dan berat badan seseorang. Namun, secara umum kebutuhan energi orang dewasa satu hari yakni 1.400 - 2.000 kalori untuk wanita dan 1.900 - 2.500 kalori untuk pria. Sementara itu, kebutuhan karbohidrat dalam satu hari yakni 325 gram, protein 75 gram, dan lemak 44 gram.
Berdasarkan rata-rata 1.400kkal per hari
- Sarapan: 280kkal
- Makan siang: 420kkal
- Makan malam: 420kkal
- Makanan ringan dan minuman: 280kkal
Berdasarkan rata-rata 1.900kkal per hari:
- Sarapan: 380kkal
- Makan siang: 570kkal
- Makan malam: 570kkal
- Makanan ringan dan minuman: 380kkal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
Vietnam menyiapkan visa preferensial bagi wisatawan asing yang banyak belanja dan tinggal lebih lama. Simak target pariwisata Vietnam hingga 2030.
Kamboja menutup lebih dari 700 kompleks penipuan online dan menangkap hampir 30.000 tersangka dalam operasi pemberantasan selama setahun terakhir.
Mario Aji menunjukkan peningkatan signifikan pada Practice Moto2 Aragon 2026 dengan finis di posisi ke-17 setelah sebelumnya berada di peringkat ke-27 pada FP1.
Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta
Veda Ega Pratama finis di posisi ke-20 pada sesi Practice Moto3 Aragon 2026. David Almansa menjadi pembalap tercepat di MotorLand Aragon.