Keselamatan Penerbangan Indonesia 78,85 Persen, Lampaui Rata-rata Global
Kinerja keselamatan penerbangan Indonesia mencapai 78,85% berdasarkan audit ICAO, melampaui rata-rata global yang berada di angka 70,6%.
Teh celup - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Minum es teh setelah makan biasa dilakukan masyarakat Indonesia. Minuman es teh menjadi minuman favorit banyak orang. Sayangnya teh tidak selalu positif dampaknya bagi tubuh.
Pada dasarnya, dalam kandungan teh terdapat senyawa tanin yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tanin dapat berfungsi sebagai antioksidan guna mencegah radikal bebas, antidiare, dan bentuk pertahanan alami melawan infeksi mikroba.
Teh juga berguna untuk menurunkan risiko diabetes, kadar kolesterol, dan meningkatkan kesehatan jantung. Tapi, usahakan penggunaan gula pada teh tidak berlebihan agar tidak memicu penyakit diabetes.
Namun, melansir dari Dinas Kesehatan Kota Madiun, kandungan tanin pada teh berdampak buruk terhadap penyerapan zat besi.
“Misalnya Fe (zat besi) yang harusnya diserap tubuh 100 persen tapi karena minum teh yang mengandung tanin maka penyerapannya tak akan penuh 100 persen,” ungkap Ika Setyani, ahli gizi dari MRCCC Siloam Semanggi, dikutip Kamis (25/4/2024).
Artinya, zat besi tidak terserap oleh tubuh secara maksimal lantaran kandungan tanin dalam teh akan lebih dulu menyerap zat besi pada makanan yang dikonsumsi.
Kondisi ini membuat tubuh berpotensi mengalami kekurangan zat besi. Apalagi jika mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi seperti daging.
“Di dalam teh ada kandungan senyawa tanin yang bisa menghambat penyerapan kandungan zat besi dari daging,” jelasnya.
BACA JUGA: Hari Ini Harga Telur Ayam Terpantau Naik hingga Rp31 Ribu per Kilogram
Ketika minum teh setelah makan, hanya sebagian nutrisi yang diserap oleh tubuh dan sisanya akan terbuang sia-sia hingga berakhir menjadi bentuk feses. Kekurangan zat besi tidak bisa dianggap sepele karena dapat menimbulkan masalah kesehatan.
Dilansir Kementerian Kesehatan, masalah kesehatan ini memang tidak begitu buruk tetapi dapat menghambat aktivitas sehari-hari, yaitu:
Tak hanya itu, kurangnya zat besi dalam tubuh juga memengaruhi aliran darah yang bertugas untuk memasok oksigen. Jika zat besi tidak tercukupi akan mengakibatkan anemia atau kekurangan darah.
Mengonsumsi teh setelah makan memang tidak dilarang, tapi para dokter menyarankan untuk memilih minuman lain yang tidak menghambat proses penyerapan, di antaranya:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kinerja keselamatan penerbangan Indonesia mencapai 78,85% berdasarkan audit ICAO, melampaui rata-rata global yang berada di angka 70,6%.
Baterai laptop boros? Terapkan 12 tips hemat daya ini mulai dari kurangi kecerahan, aktifkan mode hemat, hingga periksa kesehatan baterai. Simak selengkapnya!
Survei Pew Research Center menunjukkan kekhawatiran warga Amerika Serikat terhadap AI meningkat, terutama di kalangan usia muda.
Jadwal bola malam ini 1-2 September 2026 menghadirkan Al Hilal vs Al Ahli, Parma vs Cremonese, Dortmund dan sejumlah laga Championship.
Lebih dari 1.000 pelari mengikuti Bank Jateng Friendship Run Boyolali 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Boyolali, Minggu (30/8/2026).
Veda Ega Pratama gagal meraih poin di Moto3 Aragon 2026 setelah finis ke-20. Posisi Veda di klasemen turun ke-7. Simak kronologi dan pernyataan Veda di sini.