Mentan Bongkar Mafia Proyek hingga Benih Rp3,3 Miliar
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Teh celup - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Minum es teh setelah makan biasa dilakukan masyarakat Indonesia. Minuman es teh menjadi minuman favorit banyak orang. Sayangnya teh tidak selalu positif dampaknya bagi tubuh.
Pada dasarnya, dalam kandungan teh terdapat senyawa tanin yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tanin dapat berfungsi sebagai antioksidan guna mencegah radikal bebas, antidiare, dan bentuk pertahanan alami melawan infeksi mikroba.
Teh juga berguna untuk menurunkan risiko diabetes, kadar kolesterol, dan meningkatkan kesehatan jantung. Tapi, usahakan penggunaan gula pada teh tidak berlebihan agar tidak memicu penyakit diabetes.
Namun, melansir dari Dinas Kesehatan Kota Madiun, kandungan tanin pada teh berdampak buruk terhadap penyerapan zat besi.
“Misalnya Fe (zat besi) yang harusnya diserap tubuh 100 persen tapi karena minum teh yang mengandung tanin maka penyerapannya tak akan penuh 100 persen,” ungkap Ika Setyani, ahli gizi dari MRCCC Siloam Semanggi, dikutip Kamis (25/4/2024).
Artinya, zat besi tidak terserap oleh tubuh secara maksimal lantaran kandungan tanin dalam teh akan lebih dulu menyerap zat besi pada makanan yang dikonsumsi.
Kondisi ini membuat tubuh berpotensi mengalami kekurangan zat besi. Apalagi jika mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi seperti daging.
“Di dalam teh ada kandungan senyawa tanin yang bisa menghambat penyerapan kandungan zat besi dari daging,” jelasnya.
BACA JUGA: Hari Ini Harga Telur Ayam Terpantau Naik hingga Rp31 Ribu per Kilogram
Ketika minum teh setelah makan, hanya sebagian nutrisi yang diserap oleh tubuh dan sisanya akan terbuang sia-sia hingga berakhir menjadi bentuk feses. Kekurangan zat besi tidak bisa dianggap sepele karena dapat menimbulkan masalah kesehatan.
Dilansir Kementerian Kesehatan, masalah kesehatan ini memang tidak begitu buruk tetapi dapat menghambat aktivitas sehari-hari, yaitu:
Tak hanya itu, kurangnya zat besi dalam tubuh juga memengaruhi aliran darah yang bertugas untuk memasok oksigen. Jika zat besi tidak tercukupi akan mengakibatkan anemia atau kekurangan darah.
Mengonsumsi teh setelah makan memang tidak dilarang, tapi para dokter menyarankan untuk memilih minuman lain yang tidak menghambat proses penyerapan, di antaranya:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.