Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Jangan Ndeso Lombok Ijo khas Gunungkidul. / Cookpad
Harianjogja.com, JOGJA—Memasak Jangan Ndeso atau Sayur Lombok Ijo bisa menjadi pilihan menu hari ini.
Jangan atau 'sayur' dalam bahasa Jawa merujuk pada hidangan berkuah. Jangan Ndeso Lombok Ijo merupakan sajian khas Gunungkidul dan Wonogiri.
BACA JUGA: Kisah Mbah Mul, Pelestari Gamelan Nangka Mengajari Anak Berkesenian secara Gratis
Sesuai namanya, sayur ini didominasi lombok alias cabai hijau yang dilengkapi rajangan tempe. Sekilas, sayur ini mirip dengan lodeh tempe karena dimasak dengan bumbu dasar putih serta santan.
Meskipun bersantan, sayur ini termasuk ‘segar’ berkat sensasi pedas dari rajangan lombok. Rasanya yang gurih cocok dinikmati dengan nasi hangat dan kerupuk.
BACA JUGA: Rekomendasi Menyantap Lezatnya Sup Kacang Merah di Jogja
Demikian resep dan cara membuat Jangan Ndeso Lombok Ijo. Selamat menikmati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.