Tips Membuat Ketupat Antigagal dan Awet Lebih Lama

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Senin, 08 April 2024 17:37 WIB
Tips Membuat Ketupat Antigagal dan Awet Lebih Lama

Pedagang menata ketupat yang terbuat dari daun kelapa atau janur di Kota Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Minggu (2/6/2019)/ANTARA-Syifa Yulinnas.\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Ketupat merupakan salah satu hidangan khas saat Idulfitri di berbagai wilayah di Indonesia. Kendati demikian, masih banyak orang yang merasa membuat ketupat ribet sehingga memilih untuk membeli. Bagi Anda yang menjajal, berikut tips membuat ketupat antigagal dan awet.

Bahan

1 kilogram beras

10 selongsong ketupat

Air secukupnya untuk merendam

Air untuk merebus

Baca Juga

Prilly Masak Besar saat Lebaran

Untuk Lebaran Hari Kedua, Ini Resep Masakan Sederhana dan Lezat

Tip Lebaran Sehat, Menyiasati Terlalu Banyak Konsumsi Santan

Cara membuat

1. Cuci beras hingga bersih. Rendam beras selama satu jam.

2. Sembari menunggu beras yang direndam, cuci selongsong ketupat. Angin-anginkan.

3. Buang air rendaman beras.

4. Masukan beras ke dalam selongsongan ketupat. Pastikan beras yang dimasukan setengah lebih sedikit dari ukuran selongsong supaya hasilnya lebih padat.

5. Siapkan panci besar dan isi air hingga 3/4, masak menggunakan arang supaya lebih hemat bahan bakar.

6. Saat air mendidih, masukan ketupat.

7. Masak setidaknya hingga empat jam agar ketupat lebih awet.

8. Tiriskan ketupat.

9. Jika air belum terlalu merah, masukan ketupat yang masih mentah. Jika sudah terlalu merah, ganti air dan pastikan air sudah mendidih sebelum memasukan ketupat agar ketupat Anda cantik.

10. Agar semakin awet, angin-anginkan ketupat dengan cara menggantung ketupat.

Demikian tips membuat ketupat antigagal. Pastikan Anda memerhatikan setiap detail tips agar ketupat Anda awet lebih lama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online