Cuaca Ekstrem Picu Buka Tutup Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
ASDP memberlakukan buka tutup penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akibat cuaca buruk di Selat Bali dan menyiapkan armada tambahan.
Ilustrasi katarak (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebiasaan merokok bisa memperbesar risiko penyakit katarak atau pengaburan lensa mata. Benarkah?
Praktisi kesehatan masyarakat RSUD Tamansari Jakarta Barat Ngabila Salama mengatakan merokok banyak mengandung radikal bebas yang mempercepat kerusakan sel dan proses degeneratif atau penuaan termasuk lensa mata.
BACA JUGA: Jadwal Imsak, Salat Subuh dan Buka Puasa untuk Jogja dan Sekitarnya Rabu 13 Maret 2024
"Lensa mata jadi cepat keruh dan ini memicu potensi terkena katarak," kata Ngabila yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Tamansari, dikutip Rabu (13/3/2024).
Sebelumnya dari hasil skrining RSUD Tamansari pada 5 Maret 2024 saat kegiatan operasi katarak, mayoritas pasiennya merupakan perokok.
Ngabila menyebut kandungan nikotin, karbonmonoksida dan tar pada rokok meningkatkan stres oksidasi, selain itu tembakau juga mengandung logam berat seperti kadmium, timbal, dan tembaga yang menumpuk dalam lensa.
"Itu yang menyebabkan kerusakan secara langsung dan aldehida dan isosianat yang terbentuk dari sianida dapat mengubah struktur protein lensa yang menyebabkan terjadinya kekeruhan dalam lensa yang berdampak dalam pembentukan katarak," ungkap Ngabila.
dia juga mengatakan bahwa selain merokok, ada sejumlah sebab lain terjadinya katarak.
"Kami menemukan pasien operasi katarak saat ini lebih muda dan cepat usia 20-40 tahun karena merokok, sering terkena sinar matahari langsung tanpa pelindung kacamata atau topi atau payung," kata Ngabila.
Hal tersebut, lanjut dia, ditambah dengan jarang mengonsumsi sayur dan buah. "Yang fungsinya sebagai antioksidan untuk mencegah radikal bebas," ujar Ngabila.
Diketahui, sebanyak 41 orang berhasil menjalani operasi katarak pada kegiatan Bakti Sosial Katarak yang dilakukan RSUD Tamansari, Jakarta Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ASDP memberlakukan buka tutup penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akibat cuaca buruk di Selat Bali dan menyiapkan armada tambahan.
Dua anak pejuang leukemia menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. BPJS Kesehatan membantu meringankan biaya terapi sehingga keluarga fokus mendampingi.
Kongres XI WUJA 2026 di Jogja diikuti lebih dari 1.000 alumni Jesuit dari berbagai negara. Sultan HB X mengajak memperkuat persaudaraan dan kepemimpinan berbasi
Kemantren Umbulharjo memperluas gerakan pilah sampah dari rumah. Pemkot Jogja menargetkan pengurangan sampah organik melalui Mas JOS.
Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.
Geely Coolray resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV turbo 174 PS ini dibanderol mulai Rp333 juta dan siap bersaing dengan Honda HR-V hingga Hyundai Creta.