Jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26 Juli 2026, Tarif Rp50.000
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Sebuah novel bertajuk Titian Tak Bertepi karya Nadia Maharani secara resmi dilaunching pada Jumat (1/3/2024). Menariknya, di hari yang sama lagu yang diangkat melalui kisah novel tersebut juga diluncurkan. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah novel bertajuk Titian Tak Bertepi karya Nadia Maharani secara resmi dilaunching pada Jumat (1/3/2024). Menariknya, di hari yang sama lagu yang diangkat melalui kisah novel tersebut juga diluncurkan.
Peluncuran itu secara resmi dilakukan dengan serah terima eksemplar novel dari pihak Trisna Management diwakili oleh Anugrah Sukma Putra kepada Nadia Maharani. Novel dan lagu yang senada ini merupakan duet unik antara kakak beradik, penyanyi asal Jogja Nabila Maharani dengan sang adik selaku penulis novel, Nadia Maharani. Novel yang diproduksi oleh CV. Trisna Indo Digital di 2024 ini juga turut diangkat menjadi short movie yang menarik.
BACA JUGA : Segini Tarif Ayu Ting Ting Sekali Manggung
"Cerita dalam novel ini ada sebagian yang nyata dari cerita orang-orang di sekitar saya, secara umum tentang kisah cinta. Saya ingin membawa pesan dalam setiap kisah cinta pasti ada perbedaan, khususnya terkait kasta. Kami mengedukasi bagaimana agar jalinan hubungan tanpa harus memandang bahwa harus sama kedudukannya," ungkap Nadia yang juga mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Internasional UAJY ini.
Nadia banyak dikenal sebagai konten creator di media sosial, baik youtube, tiktok maupun instagram. Ia memilik bakat menulis sejak SMA dengan sering menulis cerita di diary pribadinya, dan kegemarannya untuk bercerita. Hingga akhirnya dari sejumlah tulisannya menarik diterbitkan menjadi novel.
Novel itu pun dikolaborasikannya dengan karya lagu dengan dukungan kakaknya Nabila Maharani yang juga istri dari musisi Tri Suaka. "Musiknya ada youtube Trisna Music, sebuah chanel youtube yang menyuguhkan karya Tri Suaka dan Nabila Maharani. Jadi selain dalam bentuk buku novel dan lagu, karya ini juga diangkat dalam sebuah short movie berjudul Titian Tak Bertepi “ ucap Nadia Maharani.
Adapun Nabila Maharani secara khusus memang tertarik membuat secara langsung lagu setelah membaca novel tersebut. Menurutnya pembuatan lagu itu terjadi setelah berkomunikasi dengan adiknya. "Kalau proses membuat lagunya itu sekitar sehari sudah jadi, karena memang novelnya menarik, cocok untuk kisa cinta remaja," katanya.
Novel dengan tebal 208 halaman ini adalah merupakan novel fiksi percintaan yang bercerita tentang dinamika hubungan percintaan sepasang kekasih. Alur cerita yang dibangun cukup dapat mengaduk perasaan pembaca, melalui penokohan karakter antagonis maupun protagonis serta penggambaran peristiwa seru secara natural.
BACA JUGA : Ribuan Penonton Padati Keroncong Plesiran Vol. 7
"Secara umum, membaca novel ini terasa nyaman dan kita serasa terbawa ke sebuah alur cerita yang mengalir sangat bagus. Banyak makna serta nilai yang terungkap dalam novel ini yang bisa menjadi pelajaran kehidupan, sehingga sangat direkomendasikan bagi penggemar novel untuk membaca novel ini," kata Bambang Widhyo Sadmo yang juga ayah Nadia Maharani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Kemensos mencoret 880 penerima bansos di Sukoharjo yang terindikasi bermain judi online. DPRD meminta langkah tegas menjadi efek jera.
DPRD Bantul meminta seleksi Pilur 2026 berlangsung transparan dan objektif jika bakal calon lurah melebihi lima orang di satu kalurahan.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.