Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Di India, ada desa dengan rumah warga yang tidak punya pintu dan kunci. / BBC
Harianjogja.com, MAHARASHTRA—Di kehidupan modern, memiliki rumah tanpa pintu terdengar mustahil dengan angka kriminalitas yang tinggi. Namun, di India, ada sebuah desa yang rumah penduduknya tidak memiliki pintu dan kunci.
Desa di Maharashtra, India terkenal karena rumahnya tidak memiliki pintu. Dusun kecil cantik ini dikenal dengan nama Shani Shingnapur, yang memiliki rumah-rumah tanpa kunci dan pintu, melainkan hanya kusen pintu.
BACA JUGA: Unik! Warga Desa Ini Pakai Lagu untuk Berkomunikasi
Melansir Indiatimes, penduduk desa percaya bahwa tidak ada seorang pun yang akan mencuri harta mereka, karena kepercayaan mereka yang abadi kepada Dewa Shani (Dewa Saturnus) akan menjaga mereka. Begitulah keyakinan masyarakat yang tinggal di sini, desa yang hanya berjarak 2 jam perjalanan dari Shirdi.
Menurut legenda, hampir 400 tahun yang lalu, sebuah batu hitam mendarat di tepi Sungai Panasnala di Maharashtra. Ketika penduduk setempat menusuknya dengan tongkat tajam, darah mulai keluar. Malamnya, dikatakan bahwa Dewa Shani muncul dalam mimpi penduduk setempat, dan mengatakan kepadanya bahwa batu itu adalah berhalanya.
Penduduk setempat kemudian bertanya kepadanya apakah dia bisa mendedikasikan sebuah kuil untuknya, tawaran yang ditolak Dewa Shani. Legenda mengatakan bahwa Dewa Shani ingin tinggal di jantung desa tanpa tempat berlindung, sehingga dia dapat mengawasi segala sesuatu yang salah terjadi di tempat ini. Selain itu, dia berjanji kepada penduduk setempat bahwa dia akan melindungi desa dari segala kecelakaan dan bahaya.
BACA JUGA: Tradisi Unik India, Cari Jodoh di Pasar Pengantin Pria
Sejak hari ini, orang-orang di desa itu menaruh seluruh kepercayaan mereka kepada Dewa, dan menyingkirkan semua pintu dan kunci. Di sini, orang-orang meninggalkan rumah mereka kapan saja, berjam-jam, atau bahkan berhari-hari, tanpa takut barang-barang dicuri dari rumah mereka.
Di desa ini, tidak ada seorang pun yang berani mencuri karena mereka percaya bahwa pencuri akan dihukum dengan penyakit mental, nasib buruk selama tujuh tahun, atau kebutaan, jika mereka melakukannya. Namun, penduduk setempat terkadang memasang panel kayu untuk mencegah anjing liar atau hewan lain.
Bahkan, kepercayaan warga setempat lebih lanjut menambahkan bahwa seorang pria yang membangun pintu di luar rumahnya mengalami kecelakaan keesokan harinya.
Menariknya, bahkan kantor polisi dan kantor pos pun tidak memiliki pintu di sini. United Commercial Bank juga membuka cabang 'tanpa kunci' pertamanya di Shani Shingnapur, meskipun cabang tersebut memiliki pintu masuk kaca dan kunci elektromagnetik yang dikendalikan dari jarak jauh, yang hampir tidak terlihat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Indiatimes
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.
SMA Kolese De Britto bersama SMA Pangudi Luhur Yogyakarta sukses menghadirkan pementasan teater kolaboratif.