Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Para ahli menyampaikan untuk meningkatkan kesuburan atau peluang seseorang untuk hamil, perlu mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu yang bergizi.
Menurut para ahli diet melansir dari Medicaldaily, mengatakan hanya mengandalkan makanan tertentu tidak cukup efektif untuk meningkatkan kesehatan reproduksi, sebab bisa saja terdapat beberapa faktor mendasar lain yang berperan, salah satunya penyumbatan saluran tuba sehingga menghalangi sperma mencapai sel telur.
Setidaknya dengan mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang akan meningkatkan kesehatan reproduksi baik pada pria maupun wanita.
Berikut beberapa rekomendasi pilihan makanan oleh para ahli untuk mengoptimalkan peluang kehamilan:
Baca juga: Daftar 3 Ikon Baru Akan Dibangun di Selatan DIY, Bakal Jadi Daya Tarik Wisatawan
Tinggi kandungan vitamin E, biji bunga matahari bisa disebut sebagai “penyelamat” kesuburan. Benihnya diketahui mampu meningkatkan jumlah dan motilitas sperma. Bahkan folat dan selenium yang membalut biji bunga matahari merupakan kebutuhan utama bagi kesuburan pria dan wanita, begitu pula kandungan asam lemak Omega-6 yang tinggi, efektif untuk meningkatkan kesuburan.
Keju tua ditandai dengan indeks nutrisi yang tinggi, serta ditemukannya poliamina jenis protein yang ditemukan dalam produk tumbuhan dan hewan. Manusia secara alami memproduksi protein ini dan memiliki peran penting agar sistem reproduksi berfungsi dengan baik.
Keju matang bahkan disebut mampu meningkatkan produksi sperma serta kemungkinan potensi manfaat untuk meningkatkan kesehatan sel telur, terutama pada wanita berusia 35 tahun ke atas.
Produk susu berlemak, seperti susu murni, keju, dan yogurt, menyimpan manfaat untuk kesuburan bagi mereka yang dapat mentolerirnya. Produk yang kaya akan lemak jenuh ini berperan penting terutama dalam produksi dan regulasi hormon yang membantu fungsi reproduksi.
Terkandung pula vitamin esensial yang larut dalam lemak seperti A, E, D dan K, dimana berfungsi menyeimbangkan hormon dan meningkatkan kualitas telur, selama tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Studi Harvard menunjukkan wanita yang mengonsumsi produk susu penuh lemak lebih kecil probabilitas mengalami masalah ovulasi daripada mereka yang mengonsumsi produk susu rendah lemak.
Kandungan antioksidan pada delima dianggap memiliki dampak positif pada kesuburan, dimana antioksidan ini membantu meningkatkan aliran darah ke rahim, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat untuk implantasi pada wanita.
Sementara bagi pria, antioksidan dapat meningkatkan kesehatan sperma dengan cara meningkatkan konsentrasi dan motilitas. Delima juga merupakan sumber vitamin penting seperti C, E dan asam folat, yang mendukung konsepsi dan kehamilan yang sehat.
Salmon, terutama salmon hasil tangkapan liar, merupakan kunci penting bagi siapa pun yang berusaha meningkatkan kesuburan. Ikan rendah merkuri yang kaya akan asam lemak esensial dan omega-3 merupakan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan reproduksi. Kandungan selenium dan vitamin D yang tinggi pada salmon turut berperan penting dalam meningkatkan produksi sperma yang sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan Iran dan delapan kapal tanker terkait dugaan skema pemerasan kapal di Selat Hormuz.
Delegasi DUN Sabah mempelajari tata kelola Keistimewaan DIY dan Dana Keistimewaan sebagai rujukan kewenangan khusus pemerintahan daerah.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
DPRD Bantul meminta pengawasan potensi kebakaran lahan diperkuat hingga tingkat RT selama musim kemarau. Jumlah kasus kebakaran lahan di Bantul tercatat meningk
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.