Kepala BGN Jawab Desakan Hentikan MBG, Fokus Benahi Tata Kelola
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Ilustrasi wisuda kelulusan SD./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Hadiah sesederhana apapun akan membuat sang penerima bahagia, terutama bagi anak yang baru saja merayakan kelulusannya dari sekolah dasar. Hadiah bisa dalam bentuk mainan, barang yang mendukung hobi anak, atau hadiah lainnya.
Bukan sekadar formalitas, hadiah juga membuat anak mendapat penghargaan atas usaha yang telah dilakukan. Hal itu juga memungkinkan anak lebih termotivasi dalam belajar, bahkan dapat menumbuhkan tingkat percaya diri dan sifat murah hati pada anak.
Apa saja hadiah menarik yang bisa diberikan anak saat lulus SD? Simak rekomendasinya pada ulasan berikut ini:
Usai lulus SD anak kemudian melanjutkan studi ke jenjang SMP atau mulai memasuki usia remaja awal. Meski perlengkapan sekolah lama masih dapat digunakan mendapatkan tas, sepatu, alat tulis, dan lainnya akan menambah semangat belajar anak maupun menjalani keseharian di sekolah barunya.
Untuk anak yang gemar membaca buku seperti komik atau novel, memberi hadiah buku secara langsung atau membiarkan anak memilih bukunya sendiri tanpa batasan jumlah tentu akan terasa seperti mendapat durian runtuh bagi mereka. Namun jangan lupa untuk memastikan anak memilih buku bacaan sesuai usia mereka.
Sepeda, bola, kacamata renang, alat melukis atau mewarnai, buku gambar, alat musik, dan sejumlah perlengkapan lain yang mendukung hobi anak. Meski terkesan sederhana mendukung hobi anak dapat meningkatkan kreativitas, kemampuan motorik anak, mengembangkan bakat serta baik untuk menjaga kesehatan mental dan jiwa anak.
Meski seringkali terkesan negatif memberikan mainan pada anak nyatanya dapat membantu memperbaiki suasana hati anak, meningkatkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerjasama tim, membuat keputusan, hingga belajar kepemimpinan. Orang tua bisa memberi game konsol, lego, puzzle, action figure, dan sejumlah mainan lainnya.
Proses menuju kelulusan sekolah pasti diwarnai dengan belajar setiap harinya untuk mendapat hasil terbaik, tidak heran jika otak anak terasa panas dan penuh yang bisa membuat mereka stres maupun menurunkan performa belajar.
Melakukan liburan khusus seperti camping, bermain di pantai, atau trip keliling kota yang belum pernah dikunjungi, tak hanya menambah memori berharga dengan keluarga atau menghilangkan stres pada anak. Namun disaat bersamaan buah hati juga belajar untuk bersosialisasi, empati, bahkan meningkatkan konsentrasi pada anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak dapat dihentikan oleh BGN karena merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
iOS 27 hadir dengan Siri AI cerdas, fitur grammar dan proofreading, serta pencarian Spotlight real-time. Jadwal rilis akhir tahun 2026. Simak fitur lengkapnya!
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Spider-Man: Brand New Day tembus 1 juta penonton di Indonesia dalam 2 hari. Rekor pembukaan terbesar 2026, menggeser The Odyssey. Simak sinopsis dan dampaknya!
PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia/IDX: PRDA), jaringan laboratorium klinik swasta terbesar di Indonesia, membukukan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun