Lailah Nurdiana Juarai Lomba Menulis Puisi Geliat Perempuan Indonesia

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Minggu, 11 Juni 2023 08:47 WIB
Lailah Nurdiana Juarai Lomba Menulis Puisi Geliat Perempuan Indonesia

Malam penghargaan Lomba Menulis Puisi Geliat Perempuan Indonesia di Kedai Tiga Belas, Kasihan, Bantul, Sabtu (11/6/2023). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan

Harianjogja.com, BANTUL—Penyair Lailah Nurdiana dari Madura, Jawa Timur dinobatkan sebagai juara Lomba Menulis Puisi Geliat Perempuan Indonesia lewat karyanya yang berjudul Notasi Perempuan Pemotong Batu.

Lomba menulis puisi Geliat Perempuan Indonesia digelar Kisah Perempuan Indonesia untuk memberikan wadah bagi perempuan-perempuan dalam berbagi kisah maupun inspirasi dalam bentuk puisi.

Pendiri Kisah Perempuan Indonesia, Premita Fifi Widhiawati, mengaku terkejut dengan jumlah karya yang dikirim para peserta yang mencapai sedikitnya 271 puisi.

“Jumlah itu di luar dugaan. Ternyata perempuan-perempuan Indonesia punya atensi besar dalam membuat puisi. Kami ingin agenda ini rutin diadakan untuk memperbanyak lomba-lomba menulis puisi,” ungkapnya dalam malam penyerahan penghargaan pemenang di kawasan Kasihan, Bantul, Sabtu (10/6/2023).

Untuk juara kedua dalam lomba ini, dewan juri yang terdiri dari penyair Dhenok Kristianti, penyair Umi Kulsum serta wartawan Latief Noor Rochmans memilih Atika Tegas Imawati dari Bantul dengan karya berjudul Di Bawah Atap Kehidupan.

Kemudian juara ketiga ada Lekuk Perempuan karya Tri Padmini dari Solo, Jawa Tengah; juara harapan pertama ada Novi Nur Islami dengan karya Membaca Perempuan Pesisir; serta juara harapan kedua ada Kartini Telah Kembali karya Dian Rahmawti dari Jogja.

Dhenok memaparkan para peserta mampu menggarap tema keperempuanan dengan baik. Berbagai persoalan yang dihadapi perempuan diangkat dalam tulisan mereka.

“Itu pertanda perempuan penyair mempunyai kepedulian terhadap persoalan yang ada di masyarakat, khusunya masyarakat perempuan itu sendiri,” tuturnya.

Ketua panitia acara AB Prass merinci para peserta antara lain berasal dari Temanggung, Madura, Mataram, Jogja, Solo, Bali, Magelang maupun Riau. Diharapkan lomba ini bisa menyemangati dan menampung kemampuan puisi di kalangan perempuan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online