Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Pria Iran mengklaim hanya minum minuman berkarbonasi selama 17 tahun. / Oddity Central
Harianjogja.com, TEHERAN—Seorang pria Iran mengklaim dia berhenti mengonsumsi makanan sejak tahun 2006 dan hanya mengandalkan minuman bersoda manis untuk energinya sejak saat itu.
Melansir Oddity Central, Gholamreza Ardeshiri, 58, mengklaim bahwa melihat makanan membuatnya mual. Oleh karena itu, ia mencoba minum soda untuk tetap sumber energinya. Rupanya, ia telah bertahan hidup dengan air dan minuman bersoda seperti Pepsi dan Coca-Cola selama 17 tahun terakhir.
Semuanya berawal pada suatu malam di tahun 2006, ketika dia terbangun dengan perasaan aneh di mulutnya. Menurutnya, perasaan itu tidak bisa dia singkirkan, tidak peduli berapa banyak dokter yang dia kunjungi. Pada akhirnya, dia memutuskan untuk menghindari makanan secara permanen dan menjalani kehidupan normal sejak saat itu.
Bahkan, keluarganya tidak makan di depannya, karena melihat mereka saja sudah membuatnya mual. Dia mengklaim mendapatkan semua energinya dari minuman berkarbonasi. Dia minum tiga botol besar soda setiap hari dan menegaskan bahwa dia tidak pernah merasa lapar.
Mulanya, setiap orang merekomendasikan dokter yang berbeda, jadi dia pergi menemui beberapa dari mereka, tetapi tidak ada yang bisa mendiagnosa kondisinya. Bahkan, dia juga disarankan untuk menemui psikiater. Itu juga tidak berhasil, jadi dia memutuskan untuk berhenti makan sepenuhnya dan hidup hanya dengan soda.
Ardeshiri mengatakan kepada wartawan Iran bahwa pertama kali dia minum segelas soda, dia merasa berenergi tidak seperti sebelumnya sehingga dia memutuskan ramuan lezat itu akan menjadi alternatif makanannya.
Dia mengklaim bahwa dia kehilangan 32 kilogram sejak dia mulai minum minuman ringan. Dia juga menyebut bahwa dirinya tidak memiliki masalah kesehatan yang serius dalam 17 tahun terakhir.
Pria paruh baya itu sangat menyadari risiko yang terkait dengan konsumsi minuman bersoda yang kaya gula, tetapi dia mengklaim bahwa dia menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin dan bahkan telah menjalani endoskopi, yang semuanya memastikan bahwa dia sehat. Dia mengkonsumsi minuman manis ini hampir secara eksklusif, selain itu hanya minum setengah gelas air dan mungkin segelas teh setiap minggu.
Sejak dia mulai hidup dengan minuman bersoda, Ardeshiri merasa lebih berenergi dari sebelumnya. Dia sekarang tidur hanya 4 jam semalam dan menghabiskan malamnya menonton TV dan memecahkan teka-teki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.