Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Ilustrasi pasangan yang akan menikah/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertanyaan seputar pasangan kerap muncul saat keluarga kumpul bersama. Hal ini pula yang kerap terjadi saat Lebaran.
Lebaran tentunya hal ini akan menjadi momen bagi Anda untuk berkumpul bersama keluarga. Ternyata, momen kumpul bersama di Idulfitri ini tidak hanya menjadi hari bahagia dalam menyambut hari kemenangan saja. Namun, momen inilah yang menjadi ajang bagi keluarga untuk menanyakan kehidupan Anda baik dari segi pendidikan, karier, atau pasangan.
Tak jarang momen ini adalah hal yang cenderung dihindari oleh sebagian orang karena alasan tertentu, salah satunya pertanyaan mengenai “kapan nikah?” Sudah tak asing lagi dalam suatu perkumpulan dengan keluarga besar akan menanyakan hal demikian.
Meski hanya sekadar basa basi, tetapi hal itu terkadang cukup mengganggu dan akan membuat situasi canggung. Namun, tenang saja karena Anda bisa menanggapi pertanyaan tersebut dengan beberapa cara. Dilansir dari cermati.com, berikut adalah tips untuk menanggapi pertanyaan “kapan nikah?” di saat Lebaran:
Tak perlu dengan jawaban-jawaban menohok, Anda juga dapat menjawab dengan cara yang bijak.
Cara menjawab pertanyaan “kapan nikah” selanjutnya adalah dengan minta didoakan. Cara ini merupakan yang paling aman sekaligus mudah bagi Anda yang mungkin sudah lelah dengan pertanyaan tersebut. Dengan meminta doa, Anda bisa mencegah topik seputar pernikahan menjadi semakin melebar.
Memberikanlah senyuman terbaikmu saat dianya. adalah opsi yang dapat dipilih karena lebih menenangkan dibanding dengan jawaban ketus yang dapat memperkeruh suasana. Caranya, cukup berikan senyum terbaik saat pertanyaan tersebut dilontarkan pada diri kamu.
Tidak semua orang tahu masalah hidup apa yang tengah dialami atau barangkali keputusan belum menikah karena hal yang terkait dengan masa lalu percintaan yang kurang baik. Untuk itu, ketika Anda lelah dengan pertanyaan tersebut, opsi terbaiknya adalah dengan senyuman.
Anda juga dapat mengalihkan pertanyaan yang tadinya ditujukan kepada Anda dengan beralih ke penanya. Misalnya seperti “Kamu sendiri kapan?” atau “Nanti kalau aku undang, kamu mau kasih kado apa memangnya?”. Hal itu akan ampuh dan pertanyaan akan berhenti sampai disitu saja.
Jodoh ada di tangan Tuhan dan ini adalah misteri yang tidak diketahui oleh siapapun. Jadi, tugas manusia adalah bersabar.
Selain itu, Anda dapat menjawabnya dengan menghubungkan ke karier, kehidupan pasca menikah, kasus pernikahan, pola parenting, dan lainnya. Biasanya, anggota keluarga Anda akan enggan untuk bertanya lagi karena merasa sungkan setelah dibalas dengan jawaban serius.
Anda dapat menghadapinya dengan candaan. Dengan candaan, Anda tidak akan mudah tersinggung dengan pertanyaan tersebut dan malah membuat situasi kumpul saat lebaran menjadi lebih hangat.
Adapun cara yang lucu dan bijak lainnya untuk bisa menanggapi pertanyaan perihal kapan nikah. Dilansir dari betterresponses.com dan elitedaily.com, berikut adalah opsi jawaban yang dapat Anda pilih:
Mungkin ini adalah kesedihan Anda karena Anda belum bertemu dengan seseorang yang tepat untuk Anda. Namun, ini dapat menjadi jawaban yang cocok bagi Anda agar penanya bersimpati dengan Anda.
Jawaban tersebut adalah jawaban yang menandakan bahwa Anda tidak sedang putus asa, tapi ini adalah rencana Anda bahwa Anda akan tetap melajang selamanya. Namun, jawaban tersebut dikhususkan bagi Anda yang memiliki nyali besar untuk menanggapinya dengan jawaban menohok dan hati-hati karena jawaban ini dapat memperkeruh keadaan bila tidak diselingi dengan candaan lanjutan.
Jawaban ini menandakan bahwa Anda adalah seorang dengan standar yang tinggi dan Anda belum pernah bertemu dengan seorang yang cukup cocok dengan diri Anda.
Jika dalam pertemuan keluarga, Anda mungkin merasa tertekan untuk menjawab pertanyaan pribadi di depan umum. Ketika ada anggota keluarga yang bertanya "Kamu sudah berpacaran cukup lama, kapan kamu akan menikah?" wajar jika Anda ingin menghindari pertanyaan tersebut.
Anda dapat mencoba dengan menjawab “Kamu tahu, nama pasangan dan saya sangat bahagia saat ini, jadi kami tidak terburu-buru untuk menikah.” Hal itu dapat digunakan bagi Anda yang memang sudah berpacaran, tetapi belum ada rencana atau pembahasan untuk maju ke jenjang yang lebih serius.
Jika Anda belum siap untuk menikah atau Anda tidak berusaha untuk memiliki seseorang di pernikahan Anda, cobalah untuk bersikap jujur. Keluarga Anda mungkin bermaksud baik dengan menanyakan hal tersebut, tetapi Anda dapat menjawabnya dengan jujur bahwa saat ini Anda masih lajang dan memiliki rencana ke depan sehingga suasananya akan lebih nyaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.