Messi vs Mbappe: Berduel Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia
Messi samai rekor Klose di Piala Dunia, Mbappe mengancam. Siapa jadi top skor sepanjang masa?
Ilustrasi pasangan bergandengan tangan merayakan hari Valentine di New York/ Reuters-Mike Segar
Harianjogja.com, SOLO— 14 Februari diperingati sebagai Hari Kasih Sayang atau Valentine's Day yang identik dengan pemberian hadiah kepada pasangan.
Namun, Valentine juga dirayakan untuk mengungkapkan kasih sayang terhadap orang terdekat. Biasanya hari tersebut dirayakan identik dengan pemberian kado seperti bunga dan coklat.
Sejarah Valentine pun menjadi pertanyaan bagi sebagian orang. Ternyata sejarah Valentine muncul dalam berbagai versi.
Ada yang menyebut dari Romawi, ada juga yang menyebut dari sepasang kekasih di Amerika Serikat, hingga berasal dari surat cinta di Inggris. Manakah yang benar?
Hari Valentine ada kaitannya dengan seorang Kaisar dari Roma bernama Claudius II.
Ia mempunyai kebijakan yang kontroversial, yaitu melarang semua bentuk pernikahan maupun tunangan yang ada di Roma. Hal ini disebabkan karena pasukannya banyak yang enggan pergi ke medan perang lantaran terikat oleh istri maupun kekasihnya.
Tak senang dengan hal itu, Claudius II pun murka dan membuat kebijakan tersebut. Kebijakan tersebut akhirnya ditentang oleh pendeta bernama Santo Valentine.
Sang pendeta diam-diam menikahkan pasangan muda. Namun, pada akhirnya aksinya tersebut diketahui oleh Claudius II.
Valentine lalu dihukum dengan cara dipukul hingga dipancung pada 14 Februari 278 Masehi.
Menurut legenda, Valentine meninggalkan catatan perpisahan untuk putri penjaga penjara yang menjadi temannya dengan tulisan From Your Valentine.
Tulisan tersebut lalu populer dan membuat pendeta Valentine dinobatkan sebagai orang suci dan disebut Santo Valentine.
Ada pula sejarah yang mengatakan bahwa Valentine'd Day berasal dari sebuah acara bernama Festival Lupercalia.
Mereka mempercayai bahwa tradisi bangsa Romawi kuno ini berkaitan dengan seks.
Konon katanya, Festival Lupercalia dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa Kesuburan pada zaman pra Romawi. Akan tetapi, festival ini biasa dilakukan pada satu hari setelah perayaan Hari Valentine, yakni 15 Februari.
Sejarah yang paling banyak dipercayai oleh masyarakat di dunia yakni mengenai kisah cinta dari Inggris.
Duke Charles of Orleans dipercaya menuliskan sebuah surat cinta untuk istrinya dari penjara di Tower of London.
Surat cinta yang dianggap sebagai kartu Valentine tertua itu kini disimpan di British Library.
Di sisi lain, surat cinta itu pulalah yang kemudian membuat masyarakat terinspirasi untuk mengungkapkan perasaannya di Hari Valentine.
Sementara itu, mengenai pemberian cokelat dari masa ke masa ini, dimulai sejak abad ke-17 yang dikenalkan oleh warga di Eropa dan Amerika Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.