Jadi Pahlawan Timnas Indonesia, Emil Audero Tuai Apresiasi Rayo
Emil Audero mendapat apresiasi pelatih Rayo Vallecano setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 lewat adu penalti.
Ilustrasi rangkaian kereta api. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA— Tanggal 28 September 2026 diperingati sebagai sejumlah hari penting di Indonesia maupun dunia. Bagi masyarakat Indonesia, tanggal ini identik dengan Hari Kereta Api Nasional dan Hari Pertambangan dan Energi. Sementara di tingkat internasional, terdapat peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia serta Hari Rabies Sedunia.
Masing-masing peringatan memiliki latar belakang berbeda, mulai dari sejarah perjuangan pekerja kereta api setelah kemerdekaan hingga kampanye global mengenai keterbukaan informasi dan pencegahan rabies.
Lalu, 28 September memperingati hari apa saja? Berikut daftarnya.
Hari Kereta Api Nasional diperingati setiap 28 September untuk mengenang berdirinya Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) pada 28 September 1945.
Peristiwa tersebut terjadi setelah para pekerja kereta api Indonesia mengambil alih pengelolaan jaringan perkeretaapian dari Jepang pasca-kemerdekaan. Momentum itu kemudian menjadi tonggak penting lahirnya pengelolaan perkeretaapian nasional.
Hingga kini, kereta api menjadi salah satu moda transportasi utama yang digunakan masyarakat untuk perjalanan antarkota maupun mobilitas perkotaan. Peringatan ini juga menjadi pengingat atas kontribusi insan perkeretaapian dalam mendukung konektivitas dan pergerakan ekonomi nasional.
Pada tingkat internasional, 28 September diperingati sebagai Hari Hak untuk Tahu Sedunia atau International Day for Universal Access to Information.
Peringatan ini menekankan pentingnya akses masyarakat terhadap informasi publik sebagai bagian dari keterbukaan, transparansi, dan partisipasi dalam kehidupan demokrasi.
Di era digital, akses informasi semakin menjadi kebutuhan penting. Ketersediaan informasi yang akurat dan mudah diakses dinilai berperan dalam membantu masyarakat mengambil keputusan, memperoleh layanan publik, hingga meningkatkan literasi digital.
Tanggal 28 September juga diperingati sebagai Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day).
Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya rabies, penyakit yang dapat menyerang manusia maupun hewan dan berpotensi menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan cepat.
Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang Louis Pasteur, ilmuwan yang dikenal sebagai pengembang vaksin rabies.
Melalui peringatan ini, masyarakat diingatkan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan, penanganan segera setelah gigitan hewan berisiko, serta upaya pengendalian rabies guna menekan angka penularan.
Selain Hari Kereta Api Nasional, Indonesia juga memperingati Hari Pertambangan dan Energi setiap 28 September.
Peringatan ini berkaitan dengan sejarah pengelolaan sektor pertambangan dan energi setelah Indonesia merdeka. Sektor tersebut memiliki peran besar dalam mendukung kebutuhan energi, aktivitas industri, hingga pertumbuhan ekonomi nasional.
Hari Pertambangan dan Energi juga menjadi momentum untuk mengingat pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab. Isu keselamatan kerja, keberlanjutan lingkungan, serta ketahanan energi menjadi bagian yang semakin mendapat perhatian dalam pengembangan sektor ini.
Dengan demikian, terdapat sedikitnya empat peringatan penting yang jatuh pada 28 September 2026, yakni Hari Kereta Api Nasional, Hari Hak untuk Tahu Sedunia, Hari Rabies Sedunia, dan Hari Pertambangan dan Energi. Masing-masing membawa pesan berbeda, mulai dari sejarah nasional hingga kampanye global yang relevan bagi kehidupan masyarakat saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Emil Audero mendapat apresiasi pelatih Rayo Vallecano setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 lewat adu penalti.
Bareskrim Polri memburu bandar dan penyuplai narkoba lewat operasi nasional. Sebanyak 60 orang diamankan di Jakarta dan Sumatra Utara.
Kelok 23 ditargetkan rampung pada 2027. Simak kendala pembangunan, rambu keselamatan, drainase, hingga rencana penataan lalu lintas.
Pasar Sentul menghadapi persaingan pedagang yang berjualan di rumah warga. Kemudahan akses dan kebiasaan pembeli menjadi tantangan revitalisasi.
Kiper PSIM Cahya Supriadi memilih fokus menjaga konsistensi di liga. Ia realistis menghadapi persaingan untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia.
Warga Gunung Rego, Kulonprogo, meminta tambang CV Handika Karya beroperasi lagi. Perizinan terkendala status KP2B dan tata ruang.