Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Sekumpulan bebek Redhead di Selat Mackinac Michigan yang dikira tumpahan minyak. - Oddity Central
Harianjogja.com, MICHIGAN—Baru-baru ini, sesuatu yang menggenang di Selat Mackinac Michigan menghebohkan publik. Banyak yang mengira bahwa itu merupakan tumpahan minyak, meski pada akhirnya terungkap bahwa itu adalah sekumpulan besar-besaran puluhan ribu bebek.
Melansir Oddity Central, sekitar dua pekan terakhir Otoritas Jembatan Mackinac mulai menerima telepon dari penyelam yang khawatir tentang kemungkinan tumpahan minyak di area tersebut. Setiap hari, jumlah panggilan tentang tumpahan minyak terus bertambah, mengingat massa hitam yang terbentuk di atas air tampak semakin bertambah.
Namun, setelah dicek rupanya itu bukan minyak, tapi kumpulan bebek berambut merah atau Redhead yang berenang di dekat Jembatan Mackinac. Pada awalnya, pihak berwenang menghitung ada sekitar 7.000 dari mereka berkumpul di bawah dan di sekitar Jembatan Mackinac. Jumlah mereka telah bertambah sejak saat itu hingga diperkirakan mencapai puluhan ribu unggas yang menyerupai tumpahan minyak.
Sebenarnya, pihak berwenang telah memberi tahu penelepon untuk tidak khawatir tentang tumpahan minyak yang mereka coba laporkan sekaligus menjelaskan kepada mereka bahwa itu hanya kumpulan burung yang luar biasa banyak. Meski begitu, banyak dari para penelepon tampaknya tidak yakin.
Pengamat burung Michigan yang berhasil mengambil beberapa foto kumpulan burung besar minggu ini memperkirakan jumlahnya sekitar 25.000 dan terus bertambah. Rupanya, perilaku bebek seperti itu normal, karena bebek bersiap untuk bermigrasi ke Teluk Meksiko selama musim dingin. Begitu es muncul, mereka akan mulai menuju ke Meksiko.
Menurut Steve Baker dari Straits Area Audubon Society, perilaku tersebut dilakukan sebagai upaya bertahan hidup jikalau ada elang yang muncul dan hendak memangsa. Jika bebek itu bermigrasi dalam rombongan besar hingga ribuan, maka peluang hidup mereka bisa lebih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.