Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Buah peach/Pinterest
Harianjogja.com, JOGJA—Buah peach atau persik adalah buah yang berwarna merah, oranye kekuningan serta memiliki bulu halus pada bagian kulitnya. Buah yang dalam bahasa latin Prunus persica ini dipercaya memberikan banyak manfaat untuk tubuh.
Peach memiliki daging buah manis, ada cukup banyak fakta gizi serta nutrisi yang tentunya bermanfaat untuk tubuh. Di dalam peach terdapat kandungan serat, vitamin, serta mineral yang sayang untuk dilewatkan.
Mengutip Hellosehat dari laman USDA, berikut adalah kandungan gizi dan nutrisi dihitung dalam 100 gram buah persik:
Kalori: 42 kkal
Air: 88,3 gr
Serat: 1,5 gr
Kalsium 4 mg
Fosfor: 22 mg
Magnesium: 8 mg
Kalium: 122 mg
Folat: 6 mcg
Beta karoten: 224 mcg
Vitamin A: 24 mcg
Vitamin C: 4,1 mcg
Vitamin K: 3 mcg
Buah peach memiliki banyak khasiat untuk tubuh. Tidak hanya untuk kulit, buah ini juga bermanfaat untuk kesehatan rambut.
Dikutip dari feed Instagram Laseca, berikut ini manfaat buah peach:
1. Mencegah kerontokan rambut
2. Mencerahkan kulit
3. Mencegah penuaan dini
4. Meningkatkan elastisitas kulit
5. Mengatasi jerawat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Rabu 20 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Mentan Andi Amran Sulaiman memecat ASN Kementan terkait dugaan penyelewengan anggaran Rp500 juta. Pegawai tersebut kini berstatus DPO.
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini Rabu 20 Mei 2026 lengkap dengan rute Stasiun Tugu-YIA, tarif Rp50.000, dan jam keberangkatan terbaru.
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.