Apple Tunda Rilis iPhone SE 4 Hingga 2024
Analis Apple Ming Chi Kuo mengatakan Apple tampaknya akan menunda perilisan iPhone SE 4 hingga 2024. Apakah alasannya? Simak ulasannya di info teknologi kali in
Ilustrasi mengecek benjolan kanker payudara./shutterstock-Suara.com
Harianjogja.com, SOLO—Saat muncul benjolan di tubuh, banyak orang yang bertanya-tanya apakah benjolan tersebut berbahaya hingga termasuk kanker, atau bukan.
Kebanyakan orang tentu cemas ketika menemukan adanya benjolan di tubuhnya. Namun sebenarnya tidak semua benjolan bersifat serius dan perlu penanganan segera. Agar lebih jelas, sebaiknya ketahui perbedaan pembengkakan di tubuh yang berbahaya dan tidak.
Benjolan atau tumor bisa muncul di bagian tubuh mana saja. Benjolan yang muncul bisa disebabkan oleh bawaan lahir, infeksi atau peradangan, cedera, serta pertumbuhan yang abnormal dari sel-sel tubuh. Namun, kebanyakan benjolan tersebut umumnya tidak berbahaya.
Menurut laman Alodokter.com yang dikutip dari Solopos.com, Jumat (11/11/2022), berikut ini beda benjolan kanker dan bukan:
1. Waktu munculnya benjolan
Cara pertama untuk membedakan benjolan sebagai kanker yang berbahaya dan bukan adalah dengan mengetahui waktu kemunculan benjolan.
Benjolan kongenital atau yang sudah ada sejak lahir biasanya tidak berbahaya, misalnya hemangioma. Benjolan ini umumnya tidak membutuhkan penanganan karena akan mengecil dengan sendirinya seiring pertambahan usia.
2. Penyebab munculnya benjolan
Selain mengetahui waktu kemunculan benjolan, cara membedakan benjolan yang berbahaya dan tidak juga bisa diketahui dari penyebab kemunculannya.
Kebanyakan benjolan akibat cedera hanya berupa memar otot yang muncul karena pecahnya pembuluh darah. Umumnya, benjolan akibat memar akan mengecil dengan sendirinya.
3. Infeksi pada benjolan
Benjolan akibat infeksi biasanya akan muncul dalam bentuk kumpulan nanah. Kondisi ini disebut juga abses atau bisul. Namun, jangan khawatir, karena abses dapat diatasi dengan mengonsumsi obat antibiotik dari dokter atau dengan prosedur pembedahan kecil.
4. Karakteristik benjolan
Anda juga dapat mengetahui benjolan sebagai kanker yang berbahaya dan bukan dari karakteristiknya. Benjolan yang keras, tidak dapat digerakkan, permukaannya tidak rata, dan tumbuh dengan cepat biasanya merupakan benjolan yang berbahaya sehingga perlu segera diperiksakan ke dokter.
5. Gejala yang menyertai benjolan
Jika benjolan disertai dengan gejala lain, seperti penurunan berat badan yang drastis serta demam dan rasa lelah berkepanjangan, Anda perlu waspada dan segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Pasalnya, benjolan yang disertai gejala-gejala tersebut bisa jadi menjadi tanda adanya kondisi medis tertentu, misalnya kanker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Analis Apple Ming Chi Kuo mengatakan Apple tampaknya akan menunda perilisan iPhone SE 4 hingga 2024. Apakah alasannya? Simak ulasannya di info teknologi kali in
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.