Lagi, Petinggi Twitter Hengkang dari Perusahaan
Sejumlah petinggi Twitter dikabarkan hengkang usai perusahaan tersebut diakuisisi oleh CEO Tesla Elon Musk.
Ilustrasi/Medflicks
Harianjogja.com, JAKARTA - Salah satu penyakit yang mengganggu aktivitas keseharian penderitanya adalah syaraf kejepit atau yang juga disebut pinched nerve.
Mengutip laman WebMD, istilah "saraf terjepit" menggambarkan satu jenis kerusakan atau cedera pada satu saraf atau lebih.
Saraf terjepit terjadi ketika ada tekanan pada saraf, sehingga tidak mengherankan jika saraf terjepit terasa sangat menyakitkan.
Myclevelandclinic menyebutkan, saraf di tulang belakang dan bagian lain dari tubuh dapat ditekan oleh jaringan di sekitarnya, menyebabkan rasa sakit, mati rasa, dan kesemutan. Inilah yang umumnya dirasakan mereka yang mengalami syaraf kejepit.
Tekanan yang terjadi biasanya karena adanya gerakan berulang ataupun menahan tubuh dalam posisi yang sama dan dalam waktu yang lama. Misalnya, siku menekuk dalam waktu yang lama atau saat terlelap.
WebMD menyebut, kompresi saraf sering terjadi ketika saraf ditekan di antara jaringan seperti:
Myclevelandclinic mengurai beberapa kondisi dapat menyebabkan jaringan atau tulang menekan saraf dan menimbulkan gejala, seperti:
1. Artritis reumatoid, ini menyebabkan peradangan pada persendian yang bisa menekan saraf di suatu saat dekat.
2. Penuaan menyebabkan "keausan" pada tulang belakang dan cakramnya. Lambat laun seiring dengan berjalannya waktu, cakram tulang belakang tersebut dapat kehilangan kadar air dan menjadi rata. Vertebra atau tulang di sumsum tulang belakang, bergerak lebih dekat, dan sebagai respon tubuh membentuk pertumbuhan tulang yang dapat menekan saraf.
3. Kecelakaan yang dapat mengakibatkan terjepitnya saraf. Seperti gerakan mengangkat, menarik, atau memutar yang kaku yang dapat menyebabkan herniasi diskus.
4. Berdiam dalam satu posisi yang lama, seperti mengetik dalam waktu lama pada keyboard, dapat menyebabkan stres pada tangan dan tangan. Hal ini dapat menyebabkan carpal tunnel syndrome.
5. Kelebihan berat badan dapat membengkakkan jalur saraf dan memberi tekanan pada saraf.
Kehamilan, berat badan ekstra dapat menyebabkan saraf terkompresi.
6. Diabetes, kadar glukosa atau gula yang tinggi dalam darah merusak saraf.
Healthline menerangkan ada beberapa gejala yang mungkin dialami pasien saraf terjepit di punggung bagian bawah, termasuk rasa sakit yang tajam dan mati rasa. Rasa sakit ini bisa datang dan pergi dengan sensasi menusuk. Selain itu, gejala yang mungkin muncul seperti:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sejumlah petinggi Twitter dikabarkan hengkang usai perusahaan tersebut diakuisisi oleh CEO Tesla Elon Musk.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.
Trump klaim kesepakatan dagang besar dengan Xi Jinping. China disebut beli 200 pesawat Boeing dan bahas Selat Hormuz.
Aston Villa vs Liverpool jadi laga penentuan Liga Champions. Salah comeback, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Dua truk adu banteng di Sragen Wetan, tiga awak luka dan dirawat di RSUD. Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi.
Timnas Swedia umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Isak, Elanga, dan Lindelof jadi andalan di Grup F.