Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Ilustrasi gagal jantung/Freepik.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Wanita lebih rentan terkena penyakit jantung daripada pria. Hal ini karena dipicu beberapa faktor. Mulai dari stres hingga keturunan memainkan peran penting dalam kesehatan wanita.
Agar terhindar dari penyakit tersebut, sangat penting bagi wanita untuk memahami berbagai faktor risiko yang berhubungan dengan penyakit jantung dan apa saja tindakan pencegahan yang perlu dilakukan.
Diabetes memicu risiko terjadinya penyakit jantung pada wanita. "Meskipun wanita biasanya mengembangkan penyakit jantung sekitar 10 tahun lebih lambat daripada pria, diabetes menghapus keuntungan itu. Pada wanita yang pernah mengalami serangan jantung, diabetes menggandakan risiko serangan jantung kedua dan meningkatkan risiko gagal jantung," kata laporan Harvard.
Wanita lebih rentan terhadap obesitas daripada pria, terutama selama fase menopause.
Obesitas merupakan tempat berkembang biaknya beberapa penyakit mematikan, salah satunya penyakit jantung. Sesuai laporan kesehatan, obesitas meningkatkan risiko wanita terkena penyakit jantung sebesar 64% dibandingkan pria.
Menopause adalah alasan lain mengapa banyak wanita memiliki kadar kolesterol yang tidak sehat di usia lanjut. Kolesterol tinggi atau adanya lebih banyak kolesterol jahat dalam tubuh adalah salah satu faktor utama yang mendorong risiko komplikasi jantung.
"Trigliserida tinggi merupakan kontributor penting risiko kardiovaskular pada wanita. HDL rendah dan trigliserida tinggi tampaknya menjadi satu-satunya faktor yang meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung pada wanita di atas usia 65 tahun," para ahli di Harvard menjelaskan.
Terlepas dari pekerjaan rumah tangga, kebanyakan wanita tidak melibatkan diri dalam aktivitas fisik apa pun. Kurangnya aktivitas fisik menjadi penyebab banyaknya kematian akibat penyakit tidak menular. Instansi kesehatan telah menyatakan keprihatinan atas fasilitas kesehatan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan masyarakat mengingat meningkatnya insiden penyakit seperti penyakit jantung, diabetes dan lain-lain.
Terlepas dari jenis kelamin, merokok dan konsumsi alkohol meningkatkan risiko penyakit jantung pada manusia. Beberapa penelitian mengatakan bahwa wanita lebih mungkin mengembangkan komplikasi kardiovaskular daripada pria jika mereka merokok secara teratur.
Terlepas dari faktor-faktor ini, faktor-faktor lain seperti memiliki kasus penyakit jantung dalam keluarga, adanya penyakit autoimun, depresi dan stres, sleep apnea, hipertensi terkait kehamilan, diabetes gestasional, kardiomiopati peripartum (postpartum atau terkait kehamilan) juga meningkatkan risiko penyakit jantung. penyakit pada wanita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Tanggal 31 Juli diperingati sebagai Hari Penjaga Hutan Sedunia, Hari Apresiasi Penjaga Pantai, hingga ulang tahun Harry Potter. Simak daftar lengkapnya.
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah DIY mengalami udara kabur pada Jumat 31 Juli 2026. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.