QRIS Tap Belum Bisa Digunakan untuk iPhone, Ini Penjelasannya
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Aktor Rizky Billar dan Lesti Kejora tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta untuk diperiksa sebagai saksi terkait Doni Salmanan, Selasa (22/3/2022)./Antara
Harianjogja.com, SOLO - Pasangan suami istri Lesti Kejora dan Rizky Billar dikabarkan telah berdamai setelah adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Lesti mencabut laporan atas Billar saat penetapan tersangka dilakukan oleh pihak kepolisian.
Menyusul berdamainya pasangan tersebut, banyak pihak menyebut bahwa Lesti drama dan hanya mencari sensasi. Setelah mendapat dukungan dari berbagai pihak, Lesti kini justru dihujat netizen dan penggemarnya.
Netizen menilai bahwa tindakan berdamai yang dilakukan Lesti bisa membuat para pelaku KDRT tak merasa jera.
"Lesti Kejora adalah penyanyi dangdut yang memperoleh tindakan KDRT dari suaminya, setelah suami ditetapkan sebagai tersangka dia mencabut laporan. Karena dia adalah public figur, kami khawatir masyarakat juga akan mengikuti langkahnya. Lebih baik jika dia tidak muncul lagi di tv dan tidak dijadikan panutan masyarakat," tulis petisi pemboikotan tersebut.
Baca juga: Putus Asa Menjomblo, Pria Inggris Pasang Billboard untuk Cari Pacar
Petisi untuk memboikot Lesti Kejora akhirnya beredar di media sosial. Warganet bahkan turut mencatut KPI agar petisi boikot itu dikabulkan.
Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPI Nuning Rodiyah mengatakan bahwa boikot tersebut muncul karena masyarakat sudah banyak yang kritis.
Menurutnya, masyarakat sudah mengerti bagaimana cara menanggapi pelaku dan kasus KDRT yang sepantasnya. Tak perlu juga mengglorifikasi pelaku KDRT, apalagi sampai memberi dukungan.
"Glorifikasi pelaku KDRT tidak ditoleransi. Edukasi penguatan koban menjadi keharusan. Maka perlu ILM, konten-konten siaran yang mengarah pada upaya penghapusan KDRT dan upaya penguatan korban KDRT," ucap Nuning di hadapan wartawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.