Jadwal Sekaten Solo 2026, Ini Rangkaian Miyos Gangsa hingga Grebeg
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Diet Untuk Tekan Risiko Kanker Payudara/boldsky
Harianjogja.com, JAKARTA — Dalam menurunkan risiko kanker, pola makan sangat berperan penting.
Berbagai penelitian mengungkapkan untuk menghindari kanker, sebaiknya kurangi konsumsi daging merah.
Selain itu, ternyata ada jenis pola makan nabati yang ideal untuk membantu Anda menghindari kanker payudara.
Dilansir dari Eat This Not That, data menunjukkan bahwa mereka yang makan lebih sedikit daging memiliki kemungkinan 14% lebih kecil untuk terkena kanker payudara.
Namun, itu hanya berlaku untuk mereka yang menerapkan pola makan sehat yang berbasis nabati. Orang lain yang mengonsumsi makanan nabati namun juga mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat tetap mengalami peningkatan risiko kanker payudara sebesar 20%.
Hasil menunjukkan bahwa pola makan nabati terbaik untuk pencegahan kanker payudara adalah pola makan nabati yang sehat yang terdiri dari buah, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
Pola makan nabati yang tidak sehat terdiri dari asupan lebih tinggi dari produk olahan yang berasal dari tumbuhan, seperti biji-bijian olahan, jus buah, permen, makanan penutup, dan kentang, ini menyebabkan kondisi lebih buruk untuk pencegahan kanker payudara.
Pola makan nabati yang seimbang dan terencana mengurangi risiko kanker karena mengandung sejumlah besar vitamin dan mineral antioksidan, serat, dan fitonutrien, senyawa pelindung yang hanya ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan tanaman lainnya. Antioksidan dalam makanan nabati membantu melindungi sel bermutasi menjadi tumor.
Masalah lainnya adalah kalori, karena terlalu banyak makanan yang relatif tinggi kalori dapat menyebabkan kelebihan berat badan yang berhubungan dengan bentuk kanker payudara tertentu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Bendera Merah Putih sepanjang 1 kilometer akan dibentangkan dalam Parade Kebangsaan di Jogja dengan lebih dari 2.000 peserta.
Gerhana matahari total di Eropa memicu lonjakan harga hotel hingga lebih dari 500 persen. Namun di saat yang sama, Spanyol menghadapi darurat kebakaran hutan de
Dinsosnakertrans Jogja mengkaji perluasan penerima Santunan Kematian di luar desil 1-2 dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
Titik api karhutla Gunung Bromo di Probolinggo sudah padam. Luas kawasan terdampak mencapai 889 hektare di empat kabupaten.
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.