10 Tips Hemat BBM untuk Mobil Matic, Bensin Lebih Irit
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
5 Kebiasaan Ngemil yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol Tinggi/keleefitness.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Ngemil tentu saja dapat memengaruhi kesehatan dan lingkar pinggang Anda.
Tapi, memilih camilan yang salah dan juga kebiasaan ngemil yang salah juga bisa berbahaya bagi kesehatan Anda, termasuk juga meningkatkan kadar kolesterol Anda.
Camilan olahan yang rendah serat tidak membantu mengelola kadar kolesterol Anda. Serat bekerja untuk mengikat kolesterol di saluran pencernaan kita dan secara efektif mengurangi kolesterol dari makanan kita dengan menurunkan kadar kolesterol darah kita.
Secara khusus, Mary-Catherine LaBossiere, MPH, RD, LDN, menjelaskan bahwa serat sangat membantu menurunkan kolesterol jahat dengan mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan yang membuatnya masuk ke aliran darahmu.
Jika Anda cenderung memilih pick-me-up, dalam memilih camilan, sudah pasti jenisnya tidak akan menyehatkan.
KeyVion Miller, RDN, LDN, pemilik The Miller's Kitchen, merekomendasikan Anda untuk merencanakan camilan apa yang akan Anda beli yang pastinya lebih sehat.
Buah-buahan dan sayuran menambah warna, serat, dan volume ekstra pada camilan Anda plus dengan kalori yang sangat sedikit. Anda bisa menambah jumlah snack dan merasa kenyang lebih lama dengan tambahan sayur dan buah warna-warni!
Amanda Sauceda, MS, RD mengatakan sayuran adalah sumber serat yang memiliki efek penurun kolesterol. Buah dan sayuran berkontribusi pada bakteri usus kita dan meningkatkan keragaman usus. Penelitian yang muncul menunjukkan adanya hubungan antara beragam bakteri usus dan kolesterol sehat.
Saat makan makanan dengan kandungan yang tinggi lemak, umumnya akan membuat Anda berhenti mengunyah. Overfueling dapat menyebabkan penambahan berat badan dan dikaitkan dengan peningkatan risiko kolesterol tinggi dari waktu ke waktu.
Seringkali, kita mendengar orang mencoba menghindari makanan ringan yang terlalu tinggi kalori untuk "menabung" di kemudian hari. Namun, penelitian menunjukkan bahwa orang cenderung makan lebih banyak di malam hari jika mereka melewatkan waktu makan dan camilan biasa di pagi hari.
Makan malam sering dikaitkan dengan penambahan berat badan dan peningkatan risiko kolesterol tinggi dari waktu ke waktu. Sebaliknya, makan camilan seimbang bisa menstabilkan nafsu makan dan mencegah kita makan lebih banyak nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
residen Prabowo Subianto memimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang. Program ini melibatkan penerima rumah subsidi dari berbagai daerah melalui ske
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk melalui merek SMARTFREN berhasil mengelola lebih dari 2,19 ton sampah yang dihasilkan selama penyelenggaraan SMARTFREN Run 2026
Ekspor tekstil Indonesia diproyeksikan tumbuh hingga 4 persen pada 2027 didukung pemulihan permintaan global dan penguatan rantai pasok industri.