Pendaki Asal Bogor Meninggal Saat Turun dari Gunung Merbabu
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Gejala kolesterol tinggi pada mata/Google
Harianjoja.com, JAKARTA - Kolesterol tinggi biasanya tidak menunjukkan gejala penyakit yang jelas pada fisik seseorang. Namun, Anda perlu mengetahui gejala kolesterol tinggi dari mata.
Lemak alami, termasuk kolesterol, dapat membentuk pertumbuhan di sekitar kelopak mata. Salah satu pertumbuhan ini disebut xanthelasma.
BACA JUGA: Tak Sama! Ini Bedanya Diabetes Tipe 1 dan 2
Xanthelasma mungkin tidak memiliki penyebab. Namun, terkadang dapat mengindikasikan kolesterol tinggi, hipotiroidisme, atau kondisi hati yang kurang baik. Simak gejala kolesterol tinggi pada mata atau xanthelasma seperti yang dilansir dari Medical News Today pada Selasa (7/6/2022).
Endapan kolesterol berupa gumpalan lunak, rata, dan berwarna kekuningan. Mereka cenderung muncul di kelopak mata atas dan bawah, dekat sudut dalam mata, dan sering berkembang secara simetris di sekitar kedua mata.
Lesi ini mungkin tetap berukuran sama atau tumbuh sangat lambat dari waktu ke waktu. Mereka terkadang bergabung bersama untuk membentuk gumpalan yang lebih besar.
Xanthelasmata biasanya tidak nyeri atau gatal. Mereka jarang mempengaruhi penglihatan atau gerakan kelopak mata tetapi terkadang menyebabkan kelopak mata terkulai.
Endapan kolesterol dapat muncul pada usia berapa pun dan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Kelomppok medis tidak yakin tentang penyebab pasti dari endapan ini. Namun, memiliki xanthelasma kerap dikaitkan dengan kadar lipid abnormal dalam darah, yang dikenal sebagai dislipidemia (dyslipidemia).
1. Kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) yang tinggi – kolesterol “jahat”
2. Tingkat rendah kolesterol high-density lipoprotein (HDL) – kolesterol “baik”
3. Kadar kolesterol total yang tinggi (baik LDL dan HDL)
4. Trigliserida (triglycerides) yang tinggi.
Dislipidemia meningkatkan risiko penumpukan kolesterol di dinding arteri. Penumpukan ini dapat membatasi aliran darah ke jantung, otak, dan area tubuh lainnya. Ini juga meningkatkan risiko angina, serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer.
1. Hiperkolesterolemia familial (familial hypercholesterolemia)
2. Hipertrigliseridemia familial (familial hypertriglyceridemia)
3. Defisiensi lipoprotein lipase (lipoprotein lipase deficiency).
Seseorang dengan salah satu dari kondisi tersebut mungkin memiliki kadar lipid tinggi yang tidak normal meskipun dalam kondisi kesehatan yang baik. Untuk alasan ini, kondisi ini dikenal sebagai penyebab utama dislipidemia.
1. Diet tinggi lemak jenuh dan kolesterol
2. Kelebihan berat badan atau obesitas
3. Tidak mendapatkan cukup olahraga atau aktivitas fisik
4. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan
5. Merokok produk tembakau.
1. Diabetes
2. Penyakit ginjal kronis
3. Hipotiroidisme (hypothyroidism)
4. Tekanan darah tinggi
5. Sirosis bilier primer (primary biliary cirrhosis) dan beberapa gangguan hati lainnya
6. Riwayat keluarga stroke atau penyakit jantung
7. Obat-obatan tertentu, termasuk beta-blocker, kontrasepsi oral, retinoid, dan steroid anabolik.
Sebuah studi menemukan bahwa endapan kolesterol pada kelopak mata dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung dan penyakit jantung, bahkan pada orang dengan kadar lipid normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
residen Prabowo Subianto memimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang. Program ini melibatkan penerima rumah subsidi dari berbagai daerah melalui ske
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk melalui merek SMARTFREN berhasil mengelola lebih dari 2,19 ton sampah yang dihasilkan selama penyelenggaraan SMARTFREN Run 2026
Ekspor tekstil Indonesia diproyeksikan tumbuh hingga 4 persen pada 2027 didukung pemulihan permintaan global dan penguatan rantai pasok industri.