Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Marah adalah emosi yang ditandai oleh pertentangan terhadap seseorang atau perasaan setelah diperlakukan tidak benar. Kemarahan membantu kita memahami bahwa kita merasa dirugikan dan memberi dorongan untuk bertindak atau memperbaiki keadaan. Namun, marah juga harus dikontrol dan bisa dimaksimalkan untuk hal positif.
Berikut tips meredakan amarah secara cepat :
Ketika marah otot-otot yang ada di seluruh tubuh menjadi tegang dan adrenalin membuncah untuk melakukan hal-hal yang menantang. Cara yang aman untuk melampiaskannya secara damai adalah dengan berolahraga.
Apabila Anda direndahkan oleh seseorang, jadikanlah olokan mereka sebagai sebuah motivasi untuk melakukan perubahan. Buktikan bahwa diri Anda lebih dari penilaian mereka.
Alihkan pikiran-pikiran menjengkelkan dengan menonton video lucu. Tertawalah karena itu akan membuat Anda rileks.
Tuliskan segala hal yang sedang Anda rasakan dalam sebuah buku catatan pribadi. Tuliskan sebagaimana Anda menceritakannya kepada seorang sahabat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI
Target droping air bersih BPBD Gunungkidul turun menjadi 800 tangki akibat efisiensi anggaran dan kenaikan BBM non-subsidi.
Social Research Centre (SOREC) dan Yayasan Jembatan Cahaya Kasih melakukan kajian mengenai kerentanan perempuan dan anak di Tanah Harapan, Koja dan Kalibaru
Hujan ekstrem melanda Prefektur Chiba, Jepang, menyebabkan enam orang tewas, 400.000 warga dievakuasi, dan ribuan penumpang terjebak di Bandara Narita.