Data Pemerintah Terhubung, Meutya Hafid: Perlinsos Harus Tepat Sasaran
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Restu orangtua adalah poin utama agar hubungan asmara yang sedang kamu jalani bersama pasangan bisa berlanjut ke tahap lebih serius. Tanpa adanya restu orangtua, hubunganmu dengan pasangan akan berhenti di tahap yang sama, tidak berjalan.
Namun, orangtua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Tidak jarang, orangtua tidak memberikan restu. Hal tersebut demi kebaikan dirimu sendiri.
Jangan pernah memandang keputusan orangtua dengan sebelah mata. Karena sering terjadi, keputusan orang tua memang ada benarnya. Mungkin, kamu akan membela pasanganmu setengah mati. Namun, angan pernah membutakan matamu tentang nasihat orangtua, sebelum akhirnya kamu menyesali.
Lalu, apa saja alasan orang tua tidak memberikan restu kepada hubunganmu dan pasangan? Beberapa alasan tersebut bisa disimak melalui 5 poin di bawah ini ;
1. Beda agama
Alasan yang pertama adalah beda keyakinan. Orangtua selalu mengharapkan anaknya untuk menikah dengan seseorang yang berkeyakinan sama. Hal tersebut diharapkan agar tidak menimbulkan masalah bagi hubungan rumah tangga ke depannya.
Orangtua biasanya mengkhawatirkan hubungan yang berbeda agama akan menimbulkan masalah, entah bagi anaknya dengan pasangan, juga cucu-cucunya kelak.
2. Dianggap belum mapan
Kemudian, biasanya karena pihak laki-laki dianggap belum mapan. Akan selalu menjadi harapan orangtua agar anak perempuannya bisa hidup berkecukupan dengan pasangan.
Orang tua yang sudah merawat dan memberikan yang terbaik sepanjang hidup anak perempuannya, tidak akan mau jika anaknya mendapat pilihan yang salah.
Meskipun uang bisa dicari, tapi untuk membina rumah tangga setidaknya sudah harus memiliki pekerjaan yang tetap dan pendapatan jelas.
3. Berbeda latar belakang keluarga
Alasan yang ketiga adalah karena perbedaan latar belakang. Meskipun tidak semuanya, tapi banyak pula orangtua yang menginginkan besan yang sejajar. Misalnya, orang yang kaya ingin selalu berbesan dengan orang yang sama kayanya.
Hal tersebut mungkin bertujuan untuk menjaga kehormatan dan kewibawaan keluarga di mata orang lain. Namun, tidak semuanya, ya. Banyak pula orangtua yang tidak mempermasalahkan latar belakang keluarga sebagai sebuah syarat agar bisa diterima.
4. Pendidikan yang tidak setara
Selanjutnya karena pendidikan yang tidak setara. Orangtua biasanya menginginkan anaknya untuk bersanding dengan seseorang yang berpendidikan sepadan. Bermacam-macam alasannya, dari karena gengsi sampai agar keturunannya bisa cerdas sesuai harapan.
5. Feeling
Alasan yang terakhir adalah karena feeling. Entah orangtua memang merasakan atau ada alasan yang tidak bisa diungkapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.