Anak Gajah Yuna Mati Diduga Terinfeksi Virus EEHV di Aceh
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Apabila kita seorang karyawan, sudah tentu kita memiliki atasan di tempat kerja. Atasan ini yang juga menjadi partner dalam melakukan pekerjaan kita. Ia yang akan memberi pengarahan, menegur jika salah, hingga memberi apresiasi atas pekerjaan baik kita.
Oleh sebab itu, hendaknya kita mampu menjadi bawahan seperti yang diinginkan oleh atasan kita. Hal ini agar hubungan dan komunikasi kerja tetap berjalan dengan baik. Maka, perhatikan tingkah laku kita, jangan sampai membuat si bos marah atau kecewa.
Berikut ini adalah hal-hal yang dapat membuat kita tidak disukai oleh atasan.
1. Malas bekerja
Setiap atasan tentu menginginkan bawahan pekerja yang gigih dan semangat dalam bekerja. Hal ini agar tugas dan tanggungjawab yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik. Apalagi jika pekerjaan tersebut menuntut target, harus lebih giat bekerja agar target dapat tercapai.
Sebaliknya, seorang atasan akan sangat tidak menyukai bawahan yang malas bekerja. Pekerja yang pemalas tidak dapat membantu pekerjaan dengan baik, justru dapat menjadi beban untuk tim.
2. Mengulangi kesalahan yang sama
Melakukan kesalahan saat bekerja adalah hal yang wajar. Namun, ketika kita melakukan kesalahan, hendaknya pahami betul kesalahan kita dan usahakan jangan pernah melakukannya lagi.
Hal tersebut dikarenakan setiap kesalahan dapat membuat repot orang lain, khususnya atasan kita. Jika kita tidak memperbaiki diri dan terus mengulang kesalahan yang sama maka hal tersebut dapat membuat atasan atau rekan kerja kita sebal.
3. Performa kerja buruk
Setiap pekerja diharapakan memberikan performa yang baik saat bekerja, baik itu pekerjaan dengan target maupun tidak. Oleh karena itu, lakukanlah pekerjaan dengan sebaik mungkin agar menghasilkan performa yang baik pula. Sebab, setiap atasan bahkan pemilik usaha sangat tidak menyukai pekerja dengan performa kerja yang buruk.
Bulan-bulan pertama masuk kerja masih bisa ditolerir jika performa kurang maksimal karena masih belajar. Namun jika terus menerus buruk performanya, bisa jadi atasan akan mencari pekerja lain untuk menggantikannya.
4. Respons lambat
Dalam bekerja, komunikasi adalah hal yang sangat penting agar pekerjaan berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, respons cepat saat dihubungi atau diberi perintah oleh atasan sangat penting untuk dilakukan. Usahakan jangan lambat dalam merespons karena hal tersebut dapat mengganggu jalannya pekerjaan.
5. Tidak mau menerima kritik
Atasan akan memberikan kritik bagi bawahannya agar dapat menjadi lebih baik. Namun, terkadang orang tidak mau menerima kritik tersebut. Karena tidak mau menerima kritik, ia menjadi tidak dapat berbenah dan mengembangkan diri. Tipe pekerja seperti ini juga tidak disukai oleh atasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.