Messi Samai Klose, Kolom Instagram Ronaldo Langsung Ramai
Lionel Messi menyamai rekor gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026. Prestasi itu memicu gelombang komentar di akun Instagram Cristiano Ronaldo.
Ketua Peternak Lebah Sumber Rejeki Madu Manunggal, Desa Banaran, Purwanto (kanan), menunjukkan sarang lebah kepada Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi (kedua dari kiri), Selasa (9/4/2019)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, JOGJA - Manfaat dari madu sudah cukup banyak diketahui oleh masyarakat. Tapi, apakah Anda tahu, jika mengonsumsi terlalu banyak madu tidak baik bagi tubuh. Berikut penjelasan mengenai bahaya terlalu banyak konsumsi madu, seperti dikutip dari healthshots, Selasa (4/1/2022) :
1. Dapat Tingkatkan Gula Darah
Madu mengandung gula dan karbohidrat dalam jumlah besar. Tidak heran jika mengonsumsi madu secara berlebihan, akan membuat kadar gula darah cenderung meningkat.
2. Menyebabkan Hipotensi Madu dianggap bagus untuk mengontrol tekanan darah. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, akan mendatangkan risiko tekanan darah rendah atau hipotensi. 3. Masalah Lambung
Mengonsumsi madu secara berlebihan bisa memperburuk kondisi sembelit. Selain itu, madu juga dapat menyebabkan kembung atau diare akibat ketidakmampuan tubuh mencerna gula dalam madu.
4. Sebabkan Penambahan Berat Badan
Kandungan kalori, gula, dan karbohidrat yang tinggi dalam madu dapat membantu penambahan berat badan.
5. Timbulkan Masalah Gigi
Mengonsumsi terlalu banyak madu, bisa menimbulkan kerusakan pada gigi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi menyamai rekor gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026. Prestasi itu memicu gelombang komentar di akun Instagram Cristiano Ronaldo.
Obesitas tidak hanya dipengaruhi genetik. Dokter gizi menyebut gaya hidup, pola makan, dan aktivitas fisik menjadi faktor utama pengendalian berat badan.
Gibran Rakabuming meminta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dikaji matang agar tidak merugikan warga dan mengganggu aktivitas sekolah.
Angka kematian ibu dan bayi di Bantul hingga Mei 2026 menurun dibanding tahun lalu. Dinkes memperkuat deteksi dini dan pemantauan kehamilan berisiko.
Korban Hanania Travel mengadu ke Komisi III DPR RI. Sekitar 3.000 calon jamaah disebut mengalami kerugian dan menuntut haknya dikembalikan.
OJK menetapkan tujuh calon direksi BEI periode 2026-2030. Jeffrey Hendrik dipilih sebagai Direktur Utama dan akan diajukan dalam RUPST.