Pameran Dark Garden Terawang Iklim di Masa Depan
Sedikitnya 16 seniman internasional menggelar karya dalam pameran Dark Garden yang mengangkat persepsi mereka terhadap iklim di masa depan.
Korekayu dan Olski meluncurkan lagu Kita Rayakan Bersama saat Semua Telah Usai.
Harianjogja.com, JOGJA—Korekayu dan Olski menghadirkan sesuatu yang spesial pada Jumat (17/12/2021) dengan meluncurkan lagu terbaru hasil kolaborasi kedua grup musik asal Jogja itu.
Lagu berjudul Kita Rayakan Bersama saat Semua Telah Usai langsung tersedia di platform digital streaming serta videoklipnya diluncurkan pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Lagu ini ditulis Dicki Mahardika dan juga Shohih Febriansyah dari Olski. Dicki menuturkan lagu itu tercipta ketika personel-personel kedua grup musik itu bertaruh sebuah lagu dalam laga final Piala Eropa 2020.
Apabila grup yang dijagokan kalah, maka yang kalah itu mesti membuatkan lagu untuk yang menang. Ketika di final Italia berhasil mengalahkan Inggris, maka Olski yang menjagokan Inggris mesti membuatkan lagu untuk Korekayu yang mengunggulkan Italia.
“Lagu ini diciptakan dengan membayangkan para pemain dan pendukung Italia yang mesti bersabar sampai pertandingan selesai sebelum merayakan kemenangan,” tutur Dicki dalam rilis kepada Harian Jogja, Jumat.
Bagi Shohih, lagu itu juga sinkron dengan situasi pandemi Covid-19 sekarang ini ketika orang-orang mesti bersabar untuk berkegiatan sebelum pandemi selesai.
“Dalam proses bikin lagu, Olski membayangkan bagaimana Korekayu membawakan lagunya setelah jadi. Ketika lagu diterima Korekayu, mereka [Korekayu] setuju dan langsung diproses,” ucapnya.
Dari usulan Bondan Korekayu, Kita Rayakan Bersama saat Semua Telah Usai dibuat beda dari apa yang biasa dimainkan Olski maupun Korekayu. Aransemen yang dibuat adalah lagu lagu 90 dan awal 2000 an.
Strumming lagu dan juga ketukan yang konstan menjadikan lagu ini terdengar berbeda dari saat awal terciptanya Kita Rayakan Bersama saat Semua Telah Usai. “Lewat lagu ini, kami [Olski dan Korekayu] ingin teman-teman bersabar dan menguatkan satu sama lain agar pandemi segera terlewati,” tutur Dicki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sedikitnya 16 seniman internasional menggelar karya dalam pameran Dark Garden yang mengangkat persepsi mereka terhadap iklim di masa depan.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.