Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras SPHP, Harga Rp12.500/Kg
Pemerintah menyiapkan 1 juta ton beras SPHP seharga Rp12.500 per kg untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang akhir 2026.
Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar./Ist- tangkapan layar Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA-Atta Halilintar tengah menyiapkan lagu untuk menyambut kehadiran si buah hati, seiring dengan kehamilan Aurel Hermansyah yang masuk bulan ketujuh.
"Itu dari suara hati aku. Aku sudah mau bikin lagu dari anak pertama," kata Atta Halilintar saat ditemui di kawasan Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (12/11/2021).
Lagu tersebut sudah ingin dibuat ketika Aurel hamil untuk yang pertama kali. Tapi ketika itu Aurel alami keguguran.
Saat Aurel hamil lagi, Atta kembali bersemangat untuk menulis lagu.
"Pas sekarang ini ada kesempatannya. Aku nulis tengah malam," ucap Atta.
Baca juga: Maia Estianty Disebut Ria\' Gara-Gara Unggah Video Ini
Namun, Atta Halilintar belum mau membocorkan lebih detail soal lagunya tersebut. Jika sudah waktunya, lagu itu pasti akan dilempar ke publik.
"Ditunggu ya guys," katanya.
Soal perabotan bayi, Atta menyerahkan sepenuhnya pada sang istri. Sebab bayi mereka berjenis kelamin perempuan.
"Jadi yang lebih ngerti istri ketimbang aku," kata Atta Halilintar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Pemerintah menyiapkan 1 juta ton beras SPHP seharga Rp12.500 per kg untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang akhir 2026.
Persib Bandung berpeluang memastikan tiket 16 besar ACL2 saat menghadapi Melbourne Victory. Simak syarat dan posisi Maung Bandung di Grup E.
Kenali 7 ciri HP disadap, mulai dari baterai boros hingga aktivitas mencurigakan. Simak cara mengamankan ponsel dan melindungi data pribadi.
Dokumen rahasia NSA mengungkap penyadapan tiga presiden Prancis, mulai dari pembicaraan politik, diplomasi, hingga kontrak bisnis perusahaan.
China memimpin investasi infrastruktur kereta api dunia. Simak lima negara dengan belanja terbesar, mulai dari Jepang hingga Jerman.
Konsistensi dalam mengembangkan pendidikan kependudukan selama tiga tahun mengantarkan SD Negeri Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, meraih juara 1 nasional