Waspada Wereng Batang Coklat, Sleman Keluarkan Edaran Darurat
DP3 Sleman keluarkan edaran waspada wereng batang coklat. Petani diminta perkuat PHT dan deteksi dini untuk cegah gagal panen.
Presiden Joko Widodo bersiap memberikan pernyataan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/7/2021). /ANTARA FOTO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi gelar pahlawan nasional kepada tokoh perfilman Indonesia, Usmar Ismail sebagai wujud penghargaan tertinggi dari negara untuk para pejuang kebudayaan.
"Atas nama bangsa dan negara saya menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Bapak Haji usmar Ismail Bapak perfilman Indonesia baru tadi pagi," ujar Jokowi saat Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia 2021 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (10/11/2021) malam.
Semangat para pahlawan pejuang kebudayaan dan semangat Usmar Ismail sebagai Bapak Perfilman Indonesia kata Jokowi, harus terus dijaga.
Contohnya seperti menciptakan karya-karya yang berkualitas, yang menunjukkan keunggulan dan karakter jati diri sebagai bangsa dengan kekayaan budaya yang tidak tertandingi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku bangga bahwa industri perfilman di Indonesia meraih banyak prestasi yang gemilang di dunia film internasional.
Baca juga: Sopir Maut Kasus Kecelakaan Vanessa Angel Akhirnya Jadi Tersangka
"Saya bangga di masa pandemi industri film Indonesia meraih banyak prestasi yang gemilang di dunia film internasional," kata Jokowi.
Di acara tersebut, Kepala Negara melihat karya-karya film Indonesia yang mengambil berbagai arah sudut cerita seperti syariah yang ada di Aceh, mengenai perempuan, dan cerita wanita- wanita di penjara yang melahirkan anak.
"Tadi apa judulnya invisible hope dan yang lain-lainnya yang menurut saya sudut-sudut yang diambil, yang kadang-kadang kita [manusia] tidak mempunyai pikiran kearah itu. Ini sebuah saya kira sebuah pandangan yang tajam yang diwujudkan dalam sebuah film yang sangat apik," tutur Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga sangat mengapresiasi 4 film Indonesia yang berturut-turut memenangkan penghargaan tertinggi di festival-festival film terbaik di dunia.
Yakni film karya Edwin, Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas yang menjadi pemenang di Golden Leopard di Festival Film Locarno, Kamila Andini melalui karya Yuni yang memenangkan platform Prize di Toronto International Film Festival.
Kemudian Tumpal Tampubolon melalui karya Laut Memanggilku memenangkan Busan International film festival dan Monica Vanesa Tedja melalui karya Dear To Me juga ada di program Open Doors, Shorts di Festival Film Locarno, Swiss tahun ini
"Ini sangat luar biasa. Sekali lagi saya sangat mengapresiasi Dan saya berharap para sineas para aktor, aktris dan seluruh stakeholder perfilman Indonesia terus memupuk mimpi besar menguatkan kolaborasi dengan pusat pusat perfilman dunia menggali dan mengangkat cerita unik, tempat indah dan juga talenta-talenta hebat kita," tutur Jokowi.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan ucapan selamat kepada para peraih Piala Citra di ajang FFI 2021.
"Saya ucapkan selamat kepada para peraih piala Citra dalam ajang FFI tahun 2021 yang akan diumumkan malam ini semoga raihan prestasi ini menginspirasi karya yang lebih baik di masa yang akan datang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
DP3 Sleman keluarkan edaran waspada wereng batang coklat. Petani diminta perkuat PHT dan deteksi dini untuk cegah gagal panen.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan kusta bukan kutukan dan mengajak masyarakat menghapus stigma terhadap penyintas melalui deteksi dini.
Polri melimpahkan kasus dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah ke Kejaksaan Agung. DPR memastikan proses hukum dikawal hingga tuntas.
Kemensos terus mendampingi anak di Sukabumi yang kerap mencium bau BBM. Asesmen menunjukkan perkembangan perilaku, tetapi pendampingan berlanjut.
KDMP Bentangan Klaten menggaji dua pegawai Rp1,5 juta per bulan dari pendapatan operasional dengan omzet rata-rata Rp40 juta setiap bulan.
Jayden Adams meninggal dunia pada usia 25 tahun. Berikut profil, perjalanan karier, dan prestasi gelandang timnas Afrika Selatan itu.