OJK: Net Sell Asing Mulai Mereda, Pasar Modal RI Kian Stabil
OJK menyebut tekanan jual investor asing di pasar modal mulai mereda dan menyiapkan reformasi untuk meningkatkan daya saing serta kepercayaan investor.
Rian D\'Masiv. /Ist- tangkapan layar Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA- Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat penyanyi Rian D\'Masiv terpaksa menjual asetnya.
Terkini, ia menjual rumah di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Keputusan itu dilakukan terkait dengan kondisi pandemi saat ini.
Rian D\'Masiv mengumumkan secara langsung penjualan rumahnya di laman Instagram. Pelantun Jangan Menyerah ini memperlihatkan beberapa sudut bangunan itu dengan luas tanah 200 meter persegi.
"Dijual! Dampak pandemi harus menjual aset-aset saya," kata Rian D\'Masiv, Rabu (29/8/2021).
Baca juga: Tubuh Kembali Ideal, Begini Cara Diet Baim Wong
Penyanyi bernama lengkap Rian Ekky Pradipta itu mematok harga Rp 3,5 miliar untuk rumah dengan sertifikat atas namanya.
Sejak pengumuman itu diposting di Instagram, beberapa orang memberikan respons. Tapi tampaknya belum ada yang serius membeli rumah seharga miliaran dari gua.
"Mahal," kata presenter Valentino Jebret.
Tapi Rian D\'Masiv bersikukuh meminta presenter yang khas dengan jargon jebret itu memberi rumahnya.
Baca juga: Reza Artamevia Rajin Olahraga Usai Keluar dari Penjara
Lainnya, menanyakan kabar aset Rian D\'Masiv yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
"Rumah yang di Kemang kemarin sudah laku bang?" tanya @rainy25__.
"Belum," jawab Rian D\'Masiv dengan singkat.
Sebelumnya, Rian D\'Masiv juga sempat memasarkan rumahnya yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Lagi-lagi, keputusan menjual aset itu karena dampak pandemi virus corona.
"Karena kondisi pandemi dan PPKM yang belum juga berakhir, dengan berat hati saya dan istri menjual rumah kami," tulis Rian D\'Masiv, 13 September 2021.
Perasaan berat itu lantaran rumah di kawasan tersebut adalah bangunan yang sudah lama ditempati penyanyi 34 tahun ini bersama keluarga.
"Yang berminat serius untuk tanya harga, silakan DM saya ya," tuturnya pada postingan tersebut.
Seperti diketahui kondisi pandemi berimbas pada perekonomian masyarakat karena terbatasnya ruang gerak. Ini juga berlaku kepada musisi yang tidak bisa manggung demi menekan jumlah kasus virus corona di Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
OJK menyebut tekanan jual investor asing di pasar modal mulai mereda dan menyiapkan reformasi untuk meningkatkan daya saing serta kepercayaan investor.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M