Rupiah Melemah ke Rp17.717 per Dolar AS, Tekanan Dolar Masih Kuat
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Rian D\'Masiv. /Ist- tangkapan layar Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA- Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat penyanyi Rian D\'Masiv terpaksa menjual asetnya.
Terkini, ia menjual rumah di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Keputusan itu dilakukan terkait dengan kondisi pandemi saat ini.
Rian D\'Masiv mengumumkan secara langsung penjualan rumahnya di laman Instagram. Pelantun Jangan Menyerah ini memperlihatkan beberapa sudut bangunan itu dengan luas tanah 200 meter persegi.
"Dijual! Dampak pandemi harus menjual aset-aset saya," kata Rian D\'Masiv, Rabu (29/8/2021).
Baca juga: Tubuh Kembali Ideal, Begini Cara Diet Baim Wong
Penyanyi bernama lengkap Rian Ekky Pradipta itu mematok harga Rp 3,5 miliar untuk rumah dengan sertifikat atas namanya.
Sejak pengumuman itu diposting di Instagram, beberapa orang memberikan respons. Tapi tampaknya belum ada yang serius membeli rumah seharga miliaran dari gua.
"Mahal," kata presenter Valentino Jebret.
Tapi Rian D\'Masiv bersikukuh meminta presenter yang khas dengan jargon jebret itu memberi rumahnya.
Baca juga: Reza Artamevia Rajin Olahraga Usai Keluar dari Penjara
Lainnya, menanyakan kabar aset Rian D\'Masiv yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
"Rumah yang di Kemang kemarin sudah laku bang?" tanya @rainy25__.
"Belum," jawab Rian D\'Masiv dengan singkat.
Sebelumnya, Rian D\'Masiv juga sempat memasarkan rumahnya yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Lagi-lagi, keputusan menjual aset itu karena dampak pandemi virus corona.
"Karena kondisi pandemi dan PPKM yang belum juga berakhir, dengan berat hati saya dan istri menjual rumah kami," tulis Rian D\'Masiv, 13 September 2021.
Perasaan berat itu lantaran rumah di kawasan tersebut adalah bangunan yang sudah lama ditempati penyanyi 34 tahun ini bersama keluarga.
"Yang berminat serius untuk tanya harga, silakan DM saya ya," tuturnya pada postingan tersebut.
Seperti diketahui kondisi pandemi berimbas pada perekonomian masyarakat karena terbatasnya ruang gerak. Ini juga berlaku kepada musisi yang tidak bisa manggung demi menekan jumlah kasus virus corona di Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.