Klasemen Akhir Liga Spanyol: Barcelona Tumbang, Mallorca Degradasi
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.
Armand Maulana dan Dewi Gita menjelang konser 1 Hati 1 Cinta. /Suara.com-Sumarni
Harianjogja.com, JAKARTA-Musisi Armand Maulana memiliki alasan mengapa hingga kini ia belum berencana membuat lagu bertema nasionalisme, baik untuk proyek solo maupun bersama bandnya, GIGI.
Menurut dia, ada tantangan tersendiri dalam membuat lagu tema nasionalisme. Pesan yang disampaikan di lagu kata dia harus sampai.
"Sebetulnya gampang-gampang sulit ya. Menciptakan lagu yang liriknya bukan cinta itu memang susah. Ngeri juga kita ngeluarin lagu nasionalisme atau lagu kritik sosial terus tiba-tiba pesannya nggak sampai," kata Armand Maulana dilansir dari Antara, Senin (16/8/2021).
Ayah satu anak ini tak menampik lagu-lagu bertema cinta bakal lebih mudah dicerna. Sebab banyak yang merasa terwakili lewat lagu tersebut.
"Semua orang mengalami cinta. Yang udah tua aja bisa tetap jatuh cinta apalagi anak-anak muda. Jadi, pasti lirik itu akan lebih diterima," ujar Armand Maulana.
Selain lirik, aransemen lagu bertema nasionalisme juga harus tetap diperhatikan. Salah satunya, dengan tetap mempertahankan rasa yang pop di dalam lagu-lagu tersebut.
Baca juga: Atta Halilintar Gandeng Istri, Mertua hingga Menteri Rilis Lagu This Is Indonesia
Armand lantas mencontohkan beberapa lagu bertema tersebut yang sukses. Lagu itu antara lain "Bendera" milik grup band Cokelat, "Dari Mata Sang Garuda" milik Pee Wee Gaskins, dan "Garuda di Dadaku" milik Netral.
"Lagu \'Bendera\' dari Cokelat, itu kan mengenai nasionalisme. Lagunya enak, aransemennya pas. Jadi sekarang lagu itu tiap 17 Agustus kayak lagu kedua setelah Indonesia Raya," kata suami Dewi Gita ini.
"Nah harusnya digarap seperti itu, tetap dengan jiwa muda, sense of pop yang kuat. Effort-nya memang lebih susah saat membuat lagu itu," ujar dia lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.
Daftar mobil mesin di bawah 1.400 cc yang irit BBM dan pajak ringan cocok untuk keluarga muda dan pemakaian harian.
Spotify luncurkan Studio, aplikasi AI desktop yang bikin podcast & briefing personal dari kalender, email, dan catatanmu. Pesaing Google NotebookLM.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Kehadiran BNI dalam acara ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan layanan perbankan digital yang mudah diakses sekaligus relevan.
Refleksi 20 tahun gempa Bantul, Bupati Abdul Halim Muslih dorong penambahan sistem peringatan dini dan inovasi mitigasi bencana untuk masa depan lebih tangguh.