Marc Marquez Temukan Feeling Motor Ducati Usai Modifikasi di Motegi
Marc Marquez menemukan kenyamanan pada motor Ducati setelah modifikasi sebelum sprint race MotoGP Jepang dan meraih kemenangan di Motegi.
Armand Maulana dan Dewi Gita menjelang konser 1 Hati 1 Cinta. /Suara.com-Sumarni
Harianjogja.com, JAKARTA-Musisi Armand Maulana memiliki alasan mengapa hingga kini ia belum berencana membuat lagu bertema nasionalisme, baik untuk proyek solo maupun bersama bandnya, GIGI.
Menurut dia, ada tantangan tersendiri dalam membuat lagu tema nasionalisme. Pesan yang disampaikan di lagu kata dia harus sampai.
"Sebetulnya gampang-gampang sulit ya. Menciptakan lagu yang liriknya bukan cinta itu memang susah. Ngeri juga kita ngeluarin lagu nasionalisme atau lagu kritik sosial terus tiba-tiba pesannya nggak sampai," kata Armand Maulana dilansir dari Antara, Senin (16/8/2021).
Ayah satu anak ini tak menampik lagu-lagu bertema cinta bakal lebih mudah dicerna. Sebab banyak yang merasa terwakili lewat lagu tersebut.
"Semua orang mengalami cinta. Yang udah tua aja bisa tetap jatuh cinta apalagi anak-anak muda. Jadi, pasti lirik itu akan lebih diterima," ujar Armand Maulana.
Selain lirik, aransemen lagu bertema nasionalisme juga harus tetap diperhatikan. Salah satunya, dengan tetap mempertahankan rasa yang pop di dalam lagu-lagu tersebut.
Baca juga: Atta Halilintar Gandeng Istri, Mertua hingga Menteri Rilis Lagu This Is Indonesia
Armand lantas mencontohkan beberapa lagu bertema tersebut yang sukses. Lagu itu antara lain "Bendera" milik grup band Cokelat, "Dari Mata Sang Garuda" milik Pee Wee Gaskins, dan "Garuda di Dadaku" milik Netral.
"Lagu \'Bendera\' dari Cokelat, itu kan mengenai nasionalisme. Lagunya enak, aransemennya pas. Jadi sekarang lagu itu tiap 17 Agustus kayak lagu kedua setelah Indonesia Raya," kata suami Dewi Gita ini.
"Nah harusnya digarap seperti itu, tetap dengan jiwa muda, sense of pop yang kuat. Effort-nya memang lebih susah saat membuat lagu itu," ujar dia lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Marc Marquez menemukan kenyamanan pada motor Ducati setelah modifikasi sebelum sprint race MotoGP Jepang dan meraih kemenangan di Motegi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.