Penembakan Guncang Zona Nobar Piala Dunia di California, Satu Tewas
Penembakan terjadi di kawasan nobar Piala Dunia di San Pedro Square, California. Satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka serius.
Instagram: Tulusm
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar terbaru datang dari dunia musik Tanah Air. Penyanyi dan penulis lagu Tulus resmi merilis single terbarunya berjudul “Teh Hijau” pada Selasa (30/6/2026). Lagu ini langsung tersedia di berbagai platform musik digital dan kembali menegaskan karakter khas Tulus yang dikenal intim, puitis, dan sarat makna.
Pengumuman perilisan lagu tersebut disampaikan langsung oleh Tulus melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, ia menuliskan kalimat singkat, “Sudah garis jalannya, esok 30 Juni 2026,” disertai visual artwork single yang didominasi warna hijau dan hitam. Desain sampul yang sederhana namun artistik itu segera menarik perhatian para penggemar.
Warna dan konsep visual tersebut memunculkan beragam interpretasi di kalangan pendengar. Banyak yang menilai pendekatan minimalis itu justru memperkuat kesan misterius sekaligus reflektif, sesuai dengan gaya musikal Tulus yang selama ini identik dengan kedalaman lirik.
Antusiasme penggemar, yang dikenal sebagai Tulusian, terlihat jelas di media sosial. Kolom komentar unggahan Tulus dipenuhi respons positif, mulai dari rasa senang hingga rasa penasaran terhadap makna di balik lagu tersebut. Tidak sedikit pula yang mengaitkan judul “Teh Hijau” dengan simbol ketenangan atau hal-hal sederhana yang bermakna dalam kehidupan sehari-hari.
“Yeah finally,” tulis salah satu pengguna. “Makasih abang,” ujar pengguna lain yang ikut merayakan perilisan karya terbaru tersebut. Respons serupa terus bermunculan seiring lagu mulai diputar di berbagai platform streaming.
Menariknya, apresiasi juga datang dari sesama musisi. Penyanyi dan penulis lagu Fiersa Besari turut memberikan komentar atas karya terbaru Tulus. Ia menyampaikan kekaguman terhadap konsistensi kualitas musik yang dihadirkan Tulus, baik dari sisi lirik maupun aransemen.
“Sebagai musisi, saya iri, tidak pernah bisa membuat karya seindah Tulus. Tapi sebagai pendengar, saya bahagia,” ujar Fiersa.
Pernyataan tersebut semakin memperkuat posisi Tulus sebagai salah satu musisi Indonesia yang tidak hanya dicintai penggemar, tetapi juga dihormati oleh rekan seprofesi di industri musik.
Hingga saat ini, Tulus belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai makna di balik “Teh Hijau”. Lagu tersebut tercatat memiliki durasi sekitar 3 menit 33 detik dan sudah tersedia di layanan streaming seperti Apple Music serta platform digital lainnya.
Ketiadaan penjelasan resmi justru memicu berbagai spekulasi dari pendengar. Sebagian menilai lagu ini berkaitan dengan tema cinta yang tenang, sementara lainnya melihatnya sebagai metafora kehidupan yang lebih luas. Karakter tersebut sejalan dengan karya-karya Tulus sebelumnya yang kerap membuka ruang interpretasi bagi pendengar.
Dengan sambutan yang begitu hangat, “Teh Hijau” diprediksi akan kembali memperkuat posisi Tulus sebagai salah satu musisi pop paling berpengaruh di Indonesia saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penembakan terjadi di kawasan nobar Piala Dunia di San Pedro Square, California. Satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka serius.
Pemkab Gunungkidul berencana memindahkan kantor Kapanewon Ponjong ke pinggir jalan nasional karena dinilai kurang strategis.
AS tawarkan hadiah Rp160 miliar untuk informasi peretas diduga Rusia yang menargetkan akun Signal dan WhatsApp pejabat penting.
Maroko lolos 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Belanda. Apa itu Singa Atlas? Simak fakta di balik julukan timnas Maroko yang terinspirasi singa raksasa!
Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta.
BAT memangkas 9.000 pekerjaan global sebagai bagian dari transformasi digital dan penurunan industri rokok dunia.