Usulan KPK Tangani Perkara Eks Jampidsus Dinilai Masih Terlalu Dini
Ketua KPK menyatakan masih terlalu dini membahas pengambilalihan perkara yang kini ditangani Kejaksaan Agung. Mekanisme supervisi tetap mengikuti aturan.
Ardie Bakrie menguatkan istrinya, Nia Ramadhani ketika menyampaikan permintaan maaf dihadapan awak media saat rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (10/7/2021). /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie terjerat kasus hukum karena dugaan penyalahgunaan narkoba. Ibu dari Nia Ramadhani, Chanty Mercia akhirnya buka suara soal penangkapan sang anak dan menantunya tersebut.
Pasangan menikah pada 1 April 2010 itu ditangkap polisi karena kasus narkoba sejak 7 Juli 2021.
Layaknya seorang ibu, Chanty Mercia akan selalu memberikan dukungannya pada Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.
Doa dan dukungan itu disampaikan dalam acara Nyonya Boss #MaafUntukNiaArdi di Trans TV, Sabtu (17/7/2021).
Baca juga: 10 Film Komedi yang Cocok Jadi Teman Isoman Selama PPKM Darurat
"Untuknya anakku dan Ardi menantuku, semoga kalian bisa menjalani proses hukum yang berjalan. Doa mama selalu menyertai kalian berdua," kata Chanty Mercia.
Chanty Mercia mengaku, tak berhenti menangis ketika mendengar putrinya terjerat kasus narkoba.
Di satu sisi, ia menyakini kejadian ini adalah cobaan Sang Pencipta kepada Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.
"Tidak ada hentinya air mata ini menangis untuk apa yang terjadi. Tapi mama tau Allah akan menolong kita semua amin," ungkap Chanty Mercia.
Hal senada disampaikan Thalita, kakak Nia Ramadhani. Ia berharap proses hukum berjalan lanjar.
Baca juga: Nagita Slavina Pakai Bando Rp2,7 Juta, Warganet: Ada AC-nya
Thalia menegaskan, keluarga tidak akan meninggalkan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie yang sudah melakukan perbuatan tak terpuji dengan mencoba-coba narkoba. Dukungan serta doa keluarga selalu menyeratai.
"Semoga kalian bisa menjalani semua dengan baik. Keluarga tidak hanya ada ketika mereka di atas, saat seperti ini kita selalu akan ada untuk mereka juga," timpal Thalia.
"Semoga proses hukum berjalan dengan lancar. Bersyukur bahwa sampai hari ini Allah masih kasih cobaan tandanya Allah masih sayang," imbuh Thalia.
Sebelumnya, Nia Ramadhani ditangkap polisi pada Rabu (7/7/2021) di kediamannya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan sekira pukul 15.00 WIB. Sedangkan Ardi Bakrie menyerahkan diri malam harinya.
Hal itu dipicu lantaran Nia Ramadhani mengatakan bahwa konsumsi sabu bareng sang suami.
Atas kasus ini, mereka sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Pasalnya hasil tes urine keduanya menunjukkan positif sabu.
Dalam pernyataannya, Nia Ramadhani mengungkap penyesalannya. Dia juga meminta maaf kepada anak-anaknya serta keluarga besar dan Tuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Ketua KPK menyatakan masih terlalu dini membahas pengambilalihan perkara yang kini ditangani Kejaksaan Agung. Mekanisme supervisi tetap mengikuti aturan.
Pemerintah meluncurkan program sertifikat tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Simak tiga kelompok penerima dan kriterianya.
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.
Pengacara Don Ritto membantah uang sitaan di de'Clan dan Koin Money Changer terkait tiga perkara korupsi. Dana disebut berasal dari proyek pelabuhan.
Densus 88 mengungkap terduga pelaku kasus ledakan di MAN 3 Padang merupakan pelajar berusia 17 tahun. Polisi masih mendalami motif dan sasaran.
Kemendikdasmen bersama Kemendagri menyiapkan kebijakan untuk sekolah yang kekurangan murid, termasuk sekolah dengan siswa di bawah 60 orang.