Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Ilustrasi Menstruasi/ist-classic105
Harianjogja.com, JOGJA- Perempuan bisa mengalami gangguan menstruasi termasuk perempuan yang belum menikah. Salah satu yang paling umum terjadi adalah menstruasi tidak teratur. Apa ya penyebabnya?
Menurut dr. Edwin Thia, dokter kandungan dari Mount Elizabeth Novena Hospital, Singapura, ada beragam penyebab gangguan menstruasi yang dialami perempuan.
"Ada banyak penyebab menstruasi tidak teratur. Alasan paling umum bisa jadi adalah masalah terkait stres dan berat badan," ungkapnya, dikutip dari forum Smarterhealth.id, baru-baru ini.
dr Thia mengatakan faktor gaya hidup memegang peranan penting dalam pencetus gangguan menstruasi yang dialami perempuan.
Baca juga: Tak Perlu Malu Dibilang Cengeng, Menangis Ternyata Ada Manfaatnya
Selain stres dan masalah berat badan, pola makan tidak teratur, kurang istirahat, hingga kebiasaan minum alkohol dan merokok juga dapat menyebabkan gangguan menstruasi.
Untuk itu, perempuan yang mengalami gangguan menstruasi alias menstruasi tidak teratur diminta untuk mengubah gaya hidup.
"Seseorang dapat makan secara sehat dengan pola makan yang seimbang, berolahraga secara teratur, mengurangi asupan alkohol, berhenti merokok dan istirahat yang cukup di malam hari. Tindakan sederhana ini dapat membantu meringankan gejala," tambahnya lagi.
Baca juga: Kebersihan Vagina Perlu Dijaga saat Menstruasi. Begini Caranya...
Namun jika gangguan menstruasi masih terus terjadi meski Anda sudah melakukan perubahan gaya hidup atau disertai dengan masalah kesehatan lain, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter.
"Jika masalah terus berlanjut atau jika ada gejala lain yang lebih serius, temui dokter kandungan Anda untuk menyelidiki lebih lanjut," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.