Marcell Siahaan Ceritakan Perasaannya Jadi Mualaf

Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari Sabtu, 03 April 2021 12:07 WIB
Marcell Siahaan Ceritakan Perasaannya Jadi Mualaf

Marcell Siahaan dan Daniel Mananta/youtube

Harianjogja.com, JAKARTA - Penyanyi Marcel Siahaan membuka pengalaman spiritualnya sepanjang hidup hingga memutuskan menjadi mualaf.
Lewat obrolannya bersama Daniel Mananta, Marcell mengaku kini dia seorang muslim.
Dia pun mengakui sebelum memutuskan masuk Islam, dia sempat mengalami perjalanan spiritual yang luas.
Dimulai ketika kecil dia merasa agnostik  meskipun lahir dari keluaga kristiani.
Bahkan, Marcell mengaku kerap menontom beragam acara keagamaan yang ditayangkan di TVRI. Mulai dari mimbar agama Islam, Kristen dan Buddha.
"Salah satu acara favorit gue dulu adalah musabaqoh tilawatil qur\'an," ujar Marcell sambil menjelaskan makna dari acara tersebut pada Daniel.
Menurutnya dia memang termasuk orang yang serba ingin tahu dan penasaran termasuk soal agama.
Hingga pada akhirnya, ketika dia menikah dengan Dewi Lestari dia memeluk agama Buddha yang juga dianut Dewi.
Kemudian, ketika dekat dengan istrinya yang sekarang Rima Melati Adams, dia mengaku tidak terlalu sulit menerima istrinya yang beragama islam itu.
Karena, sejak dulu dia memang juga seringkali menonton tayangan acara Islam di televisi.
Pada akhirnya, Marcell kini memutuskan menjadi muslim. Diapun mengaku yang dirasakannya adalah rasa senang, nyaman, dan lengkap.
Dia juga menganggap Allah adalah maha kokoh, loveable sekaligus agung.
"Sekarang saya merasa lebih bermanfaat buat banyak orang," paparnya menjelaskan apa yang dirasakannya usai memeluk agama Islam.
Menurut Marcell kini dia juga bisa mengatur tatanan anak dan istrinya sebagai imam dalam keluarganya.
Selain itu, dalam islam juga dia belajar lebih ikhlas dalam menjalani hidup. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online