Tribun VIP Ambruk Saat Drift di Purwokerto, Polisi Periksa 10 Saksi
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Salah satu produk perawatan wajah adalah pelembab. Produk ini diperlukan untuk memberi nutrisi penting ke dalam kulit agar terhindar dari kerusakan dan penuaan dini. Tapi, apa jadinya kalau Anda mengaplikasikan terlalu banyak pelembap di wajah?
Nah, terlalu banyak pakai pelembap justru bisa menyebabkan masalah pada kulit. Saat Anda menggunakan terlalu banyak pelembap, kulit akan menghasilkan lebih sedikit pelembap alami, sehingga kulit Anda malah akan semakin kering.
Dilansir dari Healthshots, ini 5 tanda bahwa Anda memakai terlalu banyak pelembap di wajah.
1. Pori-pori tersumbat
Pori-pori yang tersumbat merupakan tanda dari pemakaian pelembap yang berlebihan. Akibatnya, akan muncul komedo hitam dan komedo putih.
2. Kulit Anda berjerawat
Kulit Anda hanya akan menyerap apa yang dibutuhkannya, dan kelebihan pelembap akan tertinggal di atas permukaan kulit. Lapisan berminyak ini akan menarik kotoran dan bakteri, yang kemudian menumpuk di pori-pori dan menyebabkan jerawat.
3. Produksi minyak di wajah meningkat
Jika kulit Anda terlanjur berminyak, maka pelembap yang berlebihan bisa memicu kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak. Hal ini dapat menimbulkan lebih banyak jerawat dan juga komedo.
4. Kulit menjadi kering
Meski terdengar aneh, tapi menggunakan terlalu banyak produk pelembab dapat membuat kulit menjadi sensitif, kering, dan juga kusam.
5. Muncul bintik-bintik kecil di wajah
Bintik-bintik kecil merupakan gejala umum yang terjadi pada pemakaian pelembab yang berlebihan. Dan ini seringkali dibarengi dengan munculnya reaksi kemerahan, iritasi, dan ruam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.