Lolos Seleknas, 3 Atlet Anggar DIY Bela Indonesia di Ajang Asia
Sebanyak tiga atlet muda anggar DIY membela Indonesia di ajang Asian Cadet & Junior Fencing Championship 2026.
Jumpa pers Roar 2020 yang menggaungkan gerakan memakai masker Maskermu Harimaumu! di kawasan Titik Nol Kilometer, Jogja, Senin (21/12/2020).-Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Roargama 4.0 2019 jadi momentum awal dalam menempatkan seni dan budaya Indonesia di dunia internasional. Namun, tahun ini Roargama yang menjelma namanya menjadi Roar, tak digelar seperti tahun lalu.
Tahun ini, Roar 2020 dikonsep dalam kampanye penggunaan masker kepada publik dengan mengambil tema Maskermu Harimaumu!. Kampanye lebih dipilih sebagai jalan agar publik mengutamakan protokol pencegahan Covid-19 demi tetap bisa sehat dengan harapan bisa menonton Roar 2021.
“Keputusan tak mudah untuk menunda Roar 2020 karena sudah dikonsep berlangsung pada 10 Oktober 2020. Namun, pandemic memaksa semuanya berubah. Kampanye memakai masker jadi cara Roar 2020 sebagai persiapan menuju Roar 2021,” ungkap Project Director Roar, Ari Wulu, dalam jumpa pers, Senin (21/12/2020).
Meski ditunda konsep pertunjukannya, Roar tidak diam dengan adanya kampanye memakai masker. Kampanye ini menggandeng sejumlah musikus, tokoh-tokoh publik dan insan kreatif di Jogja agar publik bisa lebih tergerak untuk memakai masker.
Gerakan Maskermu Harimaumu! dimulai pada 21 Desember 2020 sekaligus meluncurkan jingle Roar. Lalu diikuti video pendek para tokoh dan seniman terus menerus hingga akhir tahun. Video pendek akan dikemas unik dan atraktif.
Pemerhati budaya Najib Azca menuturkan Roar kali ini tanpa embel-embel Gama agar jangkauan seni Roar bisa lebih luas. Harapannya, jangkauan lebih luas itu bisa terealisasi pada 2021 ketika agenda pertunjukannya bisa digelar.
“Ketika tahun ini Roar ditunda dan diubah pelaksanaannya menjadi sebuah kampanye memakai masker, saya kira itu hal paling realistis yang bisa dilakukan di masa yang tidak pasti ini. Menggaungkan Roar tetap ada sekaligus mengampanyekan memakai masker agar publik bisa tetap sehat,” ucapnya.
Vokalis FSTVLST, Farid Stevy, menuturkan harapannya agar penikmat musik bisa beraktivitas lebih sehat dengan tertib memakai masker. “Ini [masker] adalah hal sederhana tetapi justru sering lupa dipakai. Ayo memakai masker agar 2021 bisa sehat dan menonton Roar 2021,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak tiga atlet muda anggar DIY membela Indonesia di ajang Asian Cadet & Junior Fencing Championship 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 24 Mei 2026 dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan lengkap dari pagi hingga malam.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.