Pameran Dark Garden Terawang Iklim di Masa Depan
Sedikitnya 16 seniman internasional menggelar karya dalam pameran Dark Garden yang mengangkat persepsi mereka terhadap iklim di masa depan.
Perwakilan penyelenggara menggunakan kacamata virtual reality dalam peluncuran pameran virtual Multiverse Voyager di salah satu hotel di Sleman, Sabtu (21/11/2020).-Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Jagadmaya.id menyuguhkan hal baru untuk menikmati seni visual secara digital. Mengambil tempat di salah satu hotel di Sleman, pameran ini diluncurkan ke publik lewat www.jagadmaya.id pada Sabtu (21/11/2020) sampai 31 Desember 2020.
Pameran ini menyajikan karya visual para seniman dalam format 360. Karena itu, publik yang ingin menikmati disarankan menggunakan kacamata virtual reality (VR) agar bisa lebih merasakan pengalaman baru dalam menonton karya visual 360.
Perwakilan dari penyelenggara, Aan Fikriyan, menuturkan pameran yang baru pertama kali diselenggarakan jagadmaya.id ini mengambil tema Multiverse Voyager dengan menghadirkan seniman virtual Fajar Yudistira serta dua kelompok seniman virtual, UVISUAL dan JVMP.
“Pandemi mesti direspons dengan berbagai ruang. Jagadmaya.id ingin ajak publik memahami semesta itu sangat luas dan berevolusi,” ungkapnya dalam peluncuran pameran virtual Multiverse Voyager, Sabtu.
Aan dari Saab Production mengaku acara kali ini membuktikan ruang virtual itu sangat luas dan belum ada batasannya. Pameran menjadi cara dan karya para seniman virtual agar publik bisa bertemu semesta lainnya yang belum pernah ditemui serta jadi alat edukasi tentang kemajuan teknologi.
Salah satu kurator, Sapto Wibowo, mengungkapkan seni visual menjadi salah satu cara menjelajahi alam semesta yang tidak terbatas. Melalui teknologi 360, manusia bisa mengarungi alam semesta lain yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Project Director Jagadmaya.id, Ishari Sahida, menutirkan tema alam semesta selalu relevan diusung dalam peradaban manusia. Alam semesta selalu digambarkan dengan sangat besar dan tidak terbatas.
“Alam semesta tidak tunggal, ada semesta-semesta lain di luar tempat tinggal manusia sekarang,” ujar Ari Wulu, sapaan akrabnya. Dia mengaku ini bukan pameran virtual pertama yang ada tetapi segala mesin atau teknologi yang digunakan, baru pertama kalinya ada karena semuanya dimodifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sedikitnya 16 seniman internasional menggelar karya dalam pameran Dark Garden yang mengangkat persepsi mereka terhadap iklim di masa depan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.