Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Ilustrasi hubungan intim/bomjardimnoticia.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Bergonta ganti pasangan seksual berpotensi meningkatkan kanker.
Penelitian baru menemukan bahwa memiliki 10 atau lebih pasangan seksual sepanjang hidup berisiko lebih tinggi mengalami kanker.
Penelitian itu dilakukan di Kanada, Wina, Italia, Inggris dan Turki, dan dikumpulkan dari English Longitudinal Study of Aging (ELSA), yang mengikuti sampel dari 2.537 laki-laki dan 3.185 perempuan berusia 50 tahun lebih.
Para partisipan ditanyai berapa banyak pasangan seksual yang mereka miliki selama hidupnya. Jawaban dikategorikan dalam nol sampai satu; dua sampai empat; lima sampai sembilan; dan 10 atau lebih pasangan seksual.
Para peserta juga diminta menilai kesehatan mereka sendiri, termasuk kondisi jangka panjang dan memberikan informasi tentang usia, etnis, status perkawinan, pendapatan rumah tangga, status merokok, tingkat aktivitas fisik, dan gejala depresi apa pun.
Temuan yang dipublikasikan secara online di jurnal BMJ Sexual and Reproductive Health itu menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan secara statistik antara jumlah pasangan seksual dan diagnosis kanker di antara laki-laki dan perempuan.
Lebih khusus lagi, laki-laki yang melaporkan dua hingga empat pasangan seksual seumur hidup, 57 persen lebih mungkin didiagnosis kanker dibandingkan mereka yang melaporkan nol sampai satu pasangan. Sementara mereka yang melaporkan 10 atau lebih pasangan, 69 persen lebih mungkin untuk mendapat diagnosis kanker.
Pada perempuan, mereka yang melaporkan memiliki 10 atau lebih pasangan, 91 persen lebih mungkin didiagnosis kanker dibandingkan yang melaporkan nol sampai satu pasangan seksual.
Hasilnya juga menunjukkan bahwa pada perempuan yang memiliki jumlah pasangan seksual lebih banyak berisiko lebih tinggi mengalami kondisi kesehatan jangka panjang kronis. Namun, hubungan yang sama tidak ditemukan pada laki-laki.
Sementara baik laki-laki juga perempuan, jumlah pasangan seksual yang lebih tinggi juga ditemukan terkait dengan usia yang lebih muda, status lajang, berada dalam kelompok kekayaan rumah tangga tertinggi atau terendah, merokok, sering minum, dan melakukan aktivitas fisik yang lebih kuat.
Para peneliti menunjukkan bahwa karena studi ini bersifat observasional, sehingga tidak dapat membangun hubungan sebab dan akibat. Namun, mereka menambahkan bahwa temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang membuktikan bahwa infeksi menular seksual dapat berkembang menjadi kanker dan hepatitis.
Mereka juga menambahkan bahwa alasan mengapa ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan, sehubungan dengan risiko memiliki kondisi jangka panjang, tetap sulit dipahami. Terutama mengingat laki-laki cenderung memiliki lebih banyak pasangan seksual seumur hidup daripada perempuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Honda Odyssey terbaru di China mendapat layar 12,3 inci dan fitur kabin baru. Harga mulai Rp400 jutaan dengan mesin hybrid 2.0 liter.
10 iPhone lawas yang masih layak dipakai pada 2026, lengkap dengan spesifikasi dan kisaran harga bekas per September.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 lengkap dari latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga balapan utama. Cek jam tayangnya dalam WIB.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.