Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
139
“Resi Kamayan. Penasihat spiritual di kademangan Tembayat. Sengaja aku menjatuhkan pilihan memasuki rumah demang Kertapati yang dijaga ketat. Semakin kuat penjagaannya, aku semakin bernafsu menjajal masuk. Yang aku lihat di rumah ini sangat jauh dari perkiraanku Resi Kamayan. Semula aku menduga demang Kertapati kaya raya, sebagaimana kawula Tembayat hidup makmur. Ternyata dugaanku keliru. Yang benar, demang Kertapati amat sangat kaya raya dan engkau agaknya turut kecipratan kamukten bapa resi.” Lohgawe tersenyum menyindir.
“Apa yang berada dalam buntalan besar ini emas berlian yang nilainya bahkan cukup untuk mendirikan kerajaan sendiri. Sudah sesuai dengan keinginan Demang Kertapati untuk pisah dari Mataram seperti samar-samar aku dengar.”
Resi Kamayan memandang tajam Lohgawe. Ia mulai menduga-duga siapa pemuda itu.
“Jadi engkau maling rendahan?” tanya demang Kertapati dengan nada menghina.
Lohgawe berjalan memutar dan memerhatikan ratusan gendewa yang mengarah pada tubuhnya. Tidak gampang meloloskan diri dari tempat ini, pikirnya.
“Tolong anak panah diturunkan. Tidaklah bijaksana membuatku ngeri.”
Perintah itu tak mendapat jawaban. Seluruh anak panah masih teracung pada dirinya.
“Di sini, saat ini aku berwenang memberi komando. Turunkan anak panah. Atau bayi imut ini akan mati,” seru Lohgawe. Para prajurit bergeming. Anak muda itu siapa berani main titah semaunya?! Hanya pencuri kelas teri.
“Penuhi permintaannya.” Terdengar sebuah suara. Para prajurit merasa janggal. Perintah bukan keluar dari mulut demang Kertapati atau Resi Kamayan. Melainkan dari bibir Darsi yang pucat.
Serentak para prajurit menurunkan senjata. Istri, tepatnya ampeyan dari demang yang meminta. Seumur-umur baru kali ini Darsi memberi perintah. Padahal selama ini ia tidak pernah ikut campur urusan suaminya. Darsi melangkah mendekat, namun Lohgawe segera mengangkat pisaunya.
“Jangan kemari.” Bentakan Lohgawe membuat Darsi membatalkan langkahnya.
“Maling adalah jenis pekerjaan aib. Nista. Engkau melakukan itu anak muda. Tapi, bayi yang tidak tahu apa-apa engkau ikutkan dalam pekerjaanmu. Ini adalah kelakuan lebih nista lagi. Serahkan Mundingsari padaku,” kata Darsi.
Sejenak suasana hening. Bagi Lohgawe, ucapan Darsi menohok di hati.
“Engkau tadi mengatakan menculik bayi itu nista? Jujur, selama ini aku tidak bisa bertani atau berdagang atau menjadi nelayan. Memang benar, menculik bayi itu nista tapi ada jenis yang lebih nista. Apakah engkau ingin tahu?”
Darsi mengerutkan dahi.
“Benar engkau tidak ingin tahu apa kelakuan yang lebih nista?”
Darsi agak kebingungan, dan kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Lohgawe.
“Apa maksudmu?”
Lohgawe tertawa pendek.
“Tanyakan suamimu yang perkasa, perbuatan hina macam apa yang aku maksud.”
Demang Kertapati memandang Lohgawe dengan pandangan menyala-nyala.
“Ayo demang yang gagah. Bersikaplah ksatria. Berceritalah dengan jujur.”
“Bercerita apa?” Demang Kertapati tanpa sadar balik bertanya.
Lohgawe tertawa geli. Pancingannya berhasil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum