Prabowo Perketat Pengawasan Dana, Anggaran Harus Tepat
Prabowo perketat pengawasan transaksi keuangan bersama PPATK. Anggaran negara diminta tepat sasaran dan transparan.
Logo Podcast./freeprik
Harianjogja.com, JAKARTA – Dewasa ini, Siniar (podcast) menjadi salah satu media yang makin digemari untuk mendengarkan seputar ilmu pengetahuan, berita, dan informasi menarik lainnya.
VP Content and Community INSPIGO, Pradipta Nugrahanto mengungkapkan bahwa meskipun mirip radio, tetapi podcast sangat berbeda dengan radio. Pasalnya, podcast memberikan layanan non streaming, multitasking, dan bersifat bisa diulang.
Adapun dia mengatakan bahwa podcast juga memiliki format tertentu. “Format podcast secara umum ada tiga, yakni monolog, conversional, dan story telling. Masing-masing punya keunggulan dan kesesuaian dengan podcaster-nya,” tuturnya lewat Kelas Podcast Siberkreasi, Minggu (30/8/2020).
Dia menjelaskan untuk monolog, konten podcast akan dibawakan oleh satu orang.
Menurutnya, keunggulan dari podcaster yang menggunakan format tersebut akan membuat pelaku menjadi sorotan utama dan mampu menambah etalase portofolio untuk kebutuhan branding. Hingga saat ini, masih sedikit peminat format tersebut karena perlu mendalami materi dengan matang.
Selanjutnya, adalah format conversational (percakapan) yang dibawakan oleh lebih dari satu orang dengan konsep dialog dan wawancara.
Baca Juga: Kahitna Sukses Buka Konser Drive in Pertama di Jakarta, Tepuk Tangan Ganti Klakson
“Banyak yang mengambil jalur ini [percakapan] karena lebih mudah, karena host dari podcast ini tidak harus paham materinya, cukup tau apa yang baik untuk diwawancarakan dan undang narasumber yang cocok untuk isu tersebut,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pradipta menyebutkan bahwa format terakhir adalah story telling. Adapun format ini terbagi dari tiga konten, yakni fiksi/non fiksi, drama audio, dan dokumenter.
Pradipta pun mengatakan bahwa dokumenter memiliki peluang besar di Podcast Tanah Air, lantaran peminatnya yang masih minim.
Selain format, ia mengatakan bahwa penting untuk podcaster melatih suaranya. Pasalnya, podcast merupakan media yang berfokus dengan audio.
Dia menyebutkan bahwa saat berbicara perlu bagi podcaster untuk memperhatikan intonasi, artikulasi, dan volume.
baca Juga: Berlibur Bersama, Brad Pitt Dirumorkan Pacaran dengan Nicole Poturalski
Dia juga menjabarkan bahwa idealnya durasi sebuah podcast hanya berkisar 10—30 menit. Hal ini untuk menghindari jenuhnya pendengar.
“Dari survei podcast Dailysocial di 2018 kebanyakan orang merasa nyaman ketika mendengar podcast di bawah 10 menit [11,44 persen], paling banyak di 10—20 menit yaitu, 37,21 persen dan 20—30 menit [31,54 persen]. Sedangkan, di atas 30 menit hanya 19,81 persen,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Prabowo perketat pengawasan transaksi keuangan bersama PPATK. Anggaran negara diminta tepat sasaran dan transparan.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp72.500 per kg, sedangkan telur ayam ras dijual Rp30.300 per kg.
Manajemen PSIM Jogja mengaku ingin kembali ke Stadion Mandala Krida, namun renovasi diperkirakan belum selesai musim depan.
PKS Bantul menggelar Milad ke-24 dengan bazar UMKM, layanan kesehatan gratis, dan santunan bagi masyarakat di Bantul.