Menpar Bawa Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 ke Solo dan Jogja, Ini Alasannya
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Sebagian orang menggunakan aromaterapi, terutama aromaterapi lavender, dengan maksud membantu meningkatkan kualitas tidur. Hal ini lantaran aroma lavender bisa membuat pikiran lebih rileks, sehingga tidur pun menjadi lebih nyenyak. Benarkah?
Hal tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar, sebab belum ada penelitian ilmiah yang membuktikannya.
Hal ini dikatakan oleh dr. Eugenia Permatami Herwansyah, SpA dalam bincang-bincang daring pada Kamis (30/7/2020). Ia mengatakan bahwa penelitian seputar aromaterapi untuk meningkatkan kualitas tidur masih sangat terbatas sehingga belum dapat dibuktikan secara ilmiah kebenarannya.
Baca juga: Menyesal setelah Potong Rambut? Ini Sejumlah Tips Agar Rambut Cepat Panjang
"Itu penelitiannya masih terbatas banget. Aromaterapi ini penggunaannya tidak secara langsung, tapi sifatnya memang membuat rileks, nyaman, dan ada kaitannya dengan menenangkan," ujar dr. Eugenia, seperti dikutip dari Antara.
"Ketika mood-nya sudah bagus dan merasa nyaman, tentu tidurnya akan lebih baik. Kalau secara datanya, masih sedikit sekali yang membuktikan kalau aromaterapi meningkatkan kualitas tidur," kata dr. Eugenia melanjutkan.
Lalu, bagaimana mengatasi anak yang sulit tidur jika penggunaan aromaterapi belum terbukti efektivitasnya? Menurut dr. Eugenia, untuk meningkatkan kualitas tidur anak, yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur jam makan, menghindari konsumsi kafein menjelang tidur, serta tidak menggunakan gawai karena paparan sinarnya dapat menghambat munculnya hormon tidur.
Baca juga: Penting, Ini Dampak Buruk Pakai Celana Jeans Ketat dan Cukur Rambut Kemaluan
"Jangka waktu empat sampai enam jam sebelum tidur jangan mengkonsumsi kafein, kemudian untuk makan besar disarankan maksimal dua jam sebelum tidur karena perut harus mencerna. Anak kecil atau bayi kan sering lapar, tapi satu jam sebelum tidur masih boleh minum susu," katanya.
Selain itu, orangtua juga bisa melakukan rutinitas positif sebelum tidur kepada anak-anaknya seperti menyanyi bersama, dipijat, oles minyak esensial atau memasang musik yang membuat rileks.
"Itu rutinitas positif yang bisa dilakukan. Kalau rutinitas positifnya sudah dilakukan, secara perlahan anak akan mulai mengatur jam tidurnya. Penggunaan media elektronik, disarankan satu jam sebelum tidur sudah tidak menggunakan elektronik karena paparan sinarnya menghambat produksi dari melatonin," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.