Kenaikan IKI Dinilai Belum Cukup Menandai Bangkitnya Manufaktur
Ekonom Core Indonesia menilai kenaikan IKI menjadi 53,10 pada Juli 2026 belum cukup menjadi tanda pemulihan sektor manufaktur nasional.
Ilustrasi/Q108
Harianjogja.com, JAKARTA – Jatuh cinta merupakan hal wajar bagi pasangan. Tak jarang ada yang berkhayal menemukan cinta hingga akhirnya bisa menjalani hidup bersama hingga akhir khayat. Banyak pula yang berupaya melakukan segalanya demi membahagiakan orang yang dicinta, termasuk perlakuan yang romantis.
Namun dari sekian banyak orang, ternyata ada yang tidak merasakan hal-hal seperti itu. Individu semacam itu disebut orang aromantis. Kendati demikian, bukan berarti mereka yang memiliki sifat aromantis terbilang aseksual.
Melansir India.com oleh Antara.com--jaringan Harianjogja.com Kamis (9/7/2020), berikut ciri-ciri orang aromantis :
1. Tidak tertarik dengan film dan buku romantis
Jika menemukan romansa di buku dan film, Anda langsung berpendapat tidak realistis. Anda yakin tampaknya tidak mungkin untuk jatuh cinta kepada seseorang seperti dua karakter yang jatuh dalam buku atau film.
2. Berpura-pura memiliki hubungan romantis
Untuk masuk ke dalam apa yang disebut masyarakat normal, orang-orang aromantis berpura-pura romantis seperti orang lain dan memiliki kehidupan cinta. Kadang-kadang, bahkan seseorang membuat karakter imajiner dan memperkenalkan dia sebagai orang yang dia sukai atau pacar. Semua ini kedengarannya normal dan diterima oleh orang-orang.
3. Tidak pernah merasakan sesuatu untuk seseorang
Ketika jatuh cinta, Anda merasakan kupu-kupu seakan beterbangan ketika melihat orang yang dicinta. Perasaan ini indah. Jika belum pernah mengalaminya, mungkin Anda aromantis.
4. Kamu lebih memilih teman dan keluarga
Orang aromatis tidak tertarik secara romantis kepada orang lain dan karenanya mereka menunjukkan kasih sayang mereka kepada keluarga dan teman-teman mereka. Jika aromantis, Anda harus menjadi teman dan putra atau putri yang berdedikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonom Core Indonesia menilai kenaikan IKI menjadi 53,10 pada Juli 2026 belum cukup menjadi tanda pemulihan sektor manufaktur nasional.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Dugaan beras fortifikasi tak sesuai label ditemukan pemerintah. Harganya mencapai Rp57.000 per kilogram dan diduga rugikan konsumen Rp89 triliun.
Kebakaran hutan pinus di lereng Lawu mengancam satwa liar. Satu anak rusa ditemukan mati, sementara sarang Elang Ular Bido selamat.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 16 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
KPK mengungkap aliran uang Rp1,5 miliar dari bos Summarecon kepada Erwin dalam dugaan pengurusan blokir SHGB dan pemecahan HGB.