Imunisasi Tak Capai Target, Wabah Berisiko Muncul Lagi
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Ilustrasi/Q108
Harianjogja.com, JAKARTA – Jatuh cinta merupakan hal wajar bagi pasangan. Tak jarang ada yang berkhayal menemukan cinta hingga akhirnya bisa menjalani hidup bersama hingga akhir khayat. Banyak pula yang berupaya melakukan segalanya demi membahagiakan orang yang dicinta, termasuk perlakuan yang romantis.
Namun dari sekian banyak orang, ternyata ada yang tidak merasakan hal-hal seperti itu. Individu semacam itu disebut orang aromantis. Kendati demikian, bukan berarti mereka yang memiliki sifat aromantis terbilang aseksual.
Melansir India.com oleh Antara.com--jaringan Harianjogja.com Kamis (9/7/2020), berikut ciri-ciri orang aromantis :
1. Tidak tertarik dengan film dan buku romantis
Jika menemukan romansa di buku dan film, Anda langsung berpendapat tidak realistis. Anda yakin tampaknya tidak mungkin untuk jatuh cinta kepada seseorang seperti dua karakter yang jatuh dalam buku atau film.
2. Berpura-pura memiliki hubungan romantis
Untuk masuk ke dalam apa yang disebut masyarakat normal, orang-orang aromantis berpura-pura romantis seperti orang lain dan memiliki kehidupan cinta. Kadang-kadang, bahkan seseorang membuat karakter imajiner dan memperkenalkan dia sebagai orang yang dia sukai atau pacar. Semua ini kedengarannya normal dan diterima oleh orang-orang.
3. Tidak pernah merasakan sesuatu untuk seseorang
Ketika jatuh cinta, Anda merasakan kupu-kupu seakan beterbangan ketika melihat orang yang dicinta. Perasaan ini indah. Jika belum pernah mengalaminya, mungkin Anda aromantis.
4. Kamu lebih memilih teman dan keluarga
Orang aromatis tidak tertarik secara romantis kepada orang lain dan karenanya mereka menunjukkan kasih sayang mereka kepada keluarga dan teman-teman mereka. Jika aromantis, Anda harus menjadi teman dan putra atau putri yang berdedikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
iPhone Fold disebut baru meluncur September 2026, sementara Huawei, Vivo, Oppo, dan Honor lebih dulu memanaskan pasar HP lipat layar lebar.
Arab Saudi melalui PIF resmi menjadi sponsor Piala Dunia 2026 dan memperkuat pengaruhnya di sepak bola global.
Kebiasaan langsung cek ponsel saat bangun tidur bisa menjadi tanda kecanduan digital yang berdampak pada kesehatan mental dan fokus.
Kemnaker membuka pendaftaran bantuan TKM Pemula 2026 hingga 17 Mei untuk calon wirausaha mandiri.
Volkswagen menunda peluncuran Golf EV hingga akhir dekade sambil fokus mengembangkan lini mobil listrik seri ID.