Kasus Dosen Diduga Kirim Pesan Cabul di UIN Walisongo Diselidiki
UIN Walisongo bentuk tim investigasi usut dugaan dosen kirim pesan cabul ke mahasiswi. Kampus pastikan perlindungan korban.
Sepatu Olahraga / Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Masalah dalam kerjaan, sekolah, keluarga, pasangan, atau cekcok dengan sahabat membuatmu stres dan tidak dapat berpikir jernih. Kondisi ini bahkan membuat nafsu makan dan tidur pun terganggu akibat stres yang kamu alami.
Seperti yang disiarkan pada laman Universitas Gadjah Mada, hasil survei dari Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) menunjukkan sebanyak 3,7% remaja pada rentang usia 10 – 17 tahun mengalami gangguan cemas (gabungan antara fobia sosial dan gangguan cemas menyeluruh).
Saat mengalami stres maupun diliputi kecemasan, cobalah untuk melakukan 5 cara mudah nan sederhana ini yang mungkin dapat membantu mengurangi rasa stres dan kecemasan yang sedang dialami:
Journaling ialah kegiatan yang dilakukan dengan menuliskan segala pikiran maupun perasaan yang sedang dialami, agar dapat lebih memahaminya lebih jelas.
“Jurnal bisa menjadi katup pelepas tekanan yang hebat saat kita merasa kewalahan atau sedang melakukan banyak hal secara internal,” kata Amy Hoyt, PhD, pendiri Mending Trauma, melansir dari Healthline.
Baca juga: Sudah Punya 150 Unit, Pengembang Mangkir Pemanggilan soal Penyalahgunaan Tanah Kas Desa di Sleman
Sebuah studi lanjutan yang dilakukan selama 12 hingga 18 bulan menunjukkan 85%peserta yang Journaling sangat membantu mengurangi stres sedangkan 59% lainnya terus melakukan Journaling untuk mengatasi stres. Jika masih belum terbiasa kamu dapat memulainya dengan menuliskan tiga hal yang disyukuri hari ini, kisah hidup hari ini dalam enam kata, dan tulis tiga keinginan yang kamu miliki saat ini.
Tak hanya baik untuk kesehatan fisik olahraga terbukti dapat membantu mengalihkan pikiran dan meredakan stres, cobalah memilih jenis olahraga aerobik nonkompetitif, angkat beban atau aktivitas gerakan seperti yoga, Tai Chi atau jalan cepat.
Olahraga seperti aerobik atau sekadar jalan cepat selama 10 menit secara alami akan melepaskan endorfin yakni hormon pereda nyeri alami tubuh, sebagai respons terhadap stres atau ketidaknyamanan sehingga membuatnya merasa senang atau lebih baik.
Mendengarkan musik yang menenangkan, mengikuti alunan maupun lirik lagu, atau memainkan instrumen musik merupakan serangkaian terapi musik. Melansir dari Healthline, terapi musik terbukti lebih efektif daripada obat resep dalam mengurangi tingkat kecemasan sebelum operasi.
Studi lainnya menemukan 30 menit sesi terapi musik yang dikombinasikan dengan perawatan tradisional setelah operasi tulang belakang dapat mengurangi rasa sakit. Oleh karenanya cobalah dengarkan musik yang menenangkan seraya fokus menikmati tiap alunan musik yang terdengar.
Melakukan sesuatu yang belum pernah kamu lakukan tanpa memikirkan hasilnya akan berakhir baik atau buruk sejenak dapat mengalihkan rasa stres dan kecemasan. Bisa dengan mencari hobi baru seperti melukis, membuat keramik, merajut, memasak, bercocok tanam, dan lain-lainnya.
Kamu bisa pula mencoba mendaki gunung atau menjelajah alam di sekitarmu atau sekedar menghabiskan waktu di taman bermain dan menjajal wahana ekstrem yang selama ini belum pernah kamu coba.
Itulah empat cara meredakan stres yang mungkin kamu alami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UIN Walisongo bentuk tim investigasi usut dugaan dosen kirim pesan cabul ke mahasiswi. Kampus pastikan perlindungan korban.
Kejagung dalami dugaan jual beli LHP Ombudsman RI yang menyeret Ketua Ombudsman nonaktif Hery Susanto dalam kasus suap.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.